IPA Buaran III di Jaktim Diresmikan, Legislator Golkar Dimaz Raditya Harap Air Bersih di Jakarta Terdistribusi dengan Baik

AKURAT JAKARTA - Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya menanggapi terkait peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III di kawasan Jakarta Timur oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
Dimaz berharap, melalui peresmian IPA Buaran III ini, air bersih di Jakarta dapat terdistribusi dengan baik usai.
"Tentunya hal ini kami dari Komisi C khususnya, mendukung IPA Buaran III ini supaya ke depan air bersih di DKI Jakarta ini bisa terdistribusi dengan baik," ujar Dimaz kepada wartawan, Selasa (6/5/2025).
Legislator Golkar itu mengatakan, IPA Buaran III harus bisa memenuhi segala kebutuhan air bersih warga Jakarta.
"Intinya, peresmian ini tentunya demi pemenuhan 100 persen layanan air bersih," ujar Dimaz.
Terkait cakupan layanan air 100 persen, Dimaz menegaskan bahwa pihaknya segera mengadakan rapat dengan PAM Jaya.
Rapat akan membahas perihal kepastian pendistribusian air bersih berjalan optimal. Termasuk mengevaluasi target-target PAM JAYA sebagai tindak lanjut dari rapat-rapat sebelumnya.
"Karena kita sudah sepakat dengan PAM Jaya bahwa terkait dengan pemenuhan distribusi air bersih ini di tahun 2025, kita bahas setiap empat bulan," pungkasnya.
Sebagai informasi, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PAM Jaya di Jakarta Timur, pada Selasa (6/5/2025).
Peresmian IPA Buaran III turut dihadiri oleh Plt. Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainah, dan Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, beserta jajaran komisaris, direksi, serta manajerial.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengatakan, kapasitas dari IPA Buaran III ini mencapai 3.000 liter per detik. Dengan itu, IPA ini jadi yang tertinggi oleh PAM Jaya.
"Buaran III ini kapasitasnya 3.000 liter per detik. Merupakan salah satu instalasi air yang cukup tinggi. Bahkan mungkin tertinggi sekarang ini," ujar Pramono kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pembangunan IPA dimulai sejak 2023 dan selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan, yaitu April 2025. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




