Tidak Masuk Daftar Wasit Piala Dunia Antarklub, Nasib Ahmed Al-Kaf Dipertanyakan

AKURAT JAKARTA - Absennya wasit top Asia Ahmed Al Kaf dalam daftar resmi Piala Dunia Antarklub 2025 menimbulkan banyak spekulasi.
Nama Al-Kaf, yang dikenal luas sebagai pengadil lapangan berpengalaman dari Oman, ternyata tak tercantum dalam daftar 117 perangkat pertandingan yang dirilis FIFA.
Padahal, Al-Kaf pernah memimpin berbagai laga internasional penting, termasuk pertandingan Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Prediksi Skor Cagliari vs Fiorentina di Serie A, 21 April 2025: Misi Bertahan vs Ambisi Eropa
Daftar yang diumumkan FIFA mencakup 35 wasit utama, 58 asisten, dan 24 petugas VAR yang akan bertugas dalam ajang bergengsi yang digelar pada Juni 2025 tersebut.
Dari Asia, hanya empat wasit utama yang terpilih, namun tidak ada nama Ahmed Al-Kaf, meskipun rekam jejaknya sebagai wasit andalan di kawasan Asia cukup mengesankan.
Ketidakhadiran ini pun langsung menarik perhatian publik dan otoritas sepak bola negara asalnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 21 April 2025: Adu Konsistensi di Tengah Badai Cedera
Federasi Sepak Bola Oman (Oman FA) dengan tegas menanggapi keputusan tersebut.
Mereka mempertanyakan kriteria yang digunakan FIFA dan AFC dalam menentukan nama-nama perangkat pertandingan.
“Asosiasi menegaskan kembali dukungan penuhnya terhadap tim wasit Oman dalam mencapai hak mereka yang sah untuk berpartisipasi dalam turnamen besar FIFA, utamanya Piala Dunia 2026,”* tulis mereka melalui akun Instagram resmi @omanfa.
Baca Juga: Kalah Lagi, Kalah Lagi! Manchester United Pecahkan Rekor Catatan Terburuk Sepanjang Sejarah
Pihak Oman FA juga meminta adanya keterbukaan dari AFC dalam proses seleksi.
Sementara itu, Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan dengan standar tinggi yang mencerminkan kualitas dan konsistensi.
Meski demikian, ketiadaan Ahmed Al-Kaf dalam ajang sebesar ini tetap menyisakan tanda tanya besar di dunia sepak bola Asia.
(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





