Jakarta

Bikin Kemacetan Parah di Tanjung Priok, Gubernur Pramono Janji Akan Beri Sanksi Bagi PT Pelindo

Yasmina Nuha | 19 April 2025, 19:40 WIB
Bikin Kemacetan Parah di Tanjung Priok, Gubernur Pramono Janji Akan Beri Sanksi Bagi PT Pelindo

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan akan memberikan sanksi bagi perusahaan di Tanjung Priok, Jakarta Utara yang menyebabkan kemacetan di kawasannya beberapa hari belakangan ini.

Pram, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pihaknya sedang merumuskan untuk sanksi apa yang akan diberikan kepada perusahaan-perusahaan tersebut, termasuk PT Pelindo.

"Sehingga dengan demikian saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan maupun nanti saya sendiri akan memberikan peringatan sekeras-kerasnya. Bentuknya apa sedang kita rumuskan," ujar Pram di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (19/4/2025).

Baca Juga: Kemacetan Parah di Tanjung Priok, Gubernur Pramono Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya

Ia menjelaskan, kejadian kemacetan ini diakibatkan oleh aktivitas keluar-masuk kendaraan truk yang melibihi kapasitas oleh salah satu anak perusahaan milik Pelindo II, yaitu PT New Priok Container Terminal One (NPCT1).

"Jadi begini, seperti kita ketahui bahwa Tanjung Priok itu kapasitasnya 2.500 truk per hari. Kemarin dipaksakan 4.000 truk per hari. Yang mengelola yang namanya NPCT1. Ini kan yang selalu dan di bawah Pelindo," terang Pram.

Untuk itu, politikus PDIP itu sudah meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo untuk melakukan cek lapangan.

Baca Juga: Juni Panen Rezeki! Guru ASN Dapat Dua Tunjangan Sekaligus, Ini Syarat dan Jadwal Cairnya

"Setelah dilakukan pengecekan lapangan memang di dalamnya terjadi jam (macet) gak bergerak. Dan bukan 4.000 truk per hari ternyata 7.000 per hari," tuturnya.

Pram pun menyampaikan, PT Pelindo telah secara resmi telah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian. Namun, baginya permintaan maaf saja tidak cukup.

"Sehingga dengan demikian saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan untuk segera diselesaikan dan diberikan peringatan sekeras-kerasnya kepada Tanjung Priok," tuturnya.

Ia pun berharap, kepada Pelindo dan operator yang ada di Tanjung Priok agar tidak boleh terjadi kembali kejadian seperti ini.

Sebelumnya, kemacetan kendaraan mengular sempat terjadi di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tepatnya yang mengarah ke Pelabuhan Priok sejak Kamis (17/4/2025) hingga hari ini, Jumat (18/4).

Jalan Yos Sudarso hingga malam hari dipadati kendaraan yang hanya melaju lambat bahkan di beberapa saat sama sekali tidak bergerak. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y