Jakarta

Innalillahi, Balita Tiga Tahun Tewas Usai Hanyut Banjir di Tebet Jaksel, Begini Respon Gubernur Pramono

Yasmina Nuha | 5 Maret 2025, 11:52 WIB
Innalillahi, Balita Tiga Tahun Tewas Usai Hanyut Banjir di Tebet Jaksel, Begini Respon Gubernur Pramono

AKURAT JAKARTA - Balita berusia tiga tahun ditemukan meninggal usai hanyut terbawa arus di Jalan J, Gang Perintis, RT 10/10, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Petugas gabungan bersama warga berhasil menemukan balita yang diketahui bernama Athariz Alsaki sudah dalam kondisi meninggal pada 01.00 WIB, Rabu (5/3/2025).

Merespon hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turut berdukacita dan menyambangi rumah duka balita tersebut pada Rabu (5/3/2025) pagi.

Baca Juga: Dihadiri Ketua Golkar Jakarta Zaki Iskandar, Basri Baco Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

Pram berkunjung ke rumah duka dengan didampingi Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin.

Dalam kunjungannya tersebut, Pramono turut mengucapkan belasungkawanya atas meninggalnya balita tersebut akibat musibah banjir ini.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Pagi ini saya melayat malaikat kecil yang baru saja berpulang. Athariz Alsaki bin Abidin adalah korban banjir yang hanyut pada saat proses evakuasi," ujar Pramono, Rabu (5/3/2025).

Baca Juga: Banjir Makin Parah, Walikota Bekasi Minta Warga Segera Tinggalkan Rumah

"Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia pun menegaskan bahwa pihak Pemprov DKI Jakarta akan terus berupaya untuk menyelesaikan persoalan banjir yang menimpa sejumlah wilayah Jakarta.

"Saya akan memastikan seluruh bagian Pemerintah Jakarta terus bekerja keras agar dampak banjir bisa segera terminimalisir," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda mengatakan, dalam melakukan evakuasi balita tersebut bersama tim SAR gabungan, pihaknya mengerahkan 10 personel beserta peralatan pendukungnya.

"Alhamdulillah korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi pada pukul 01.00 WIB dini hari, tidak jauh dari titik awal korban terbawa arus," ujarnya, Rabu (5/3/2025).

Huda menjelaskan, selanjutnya jenazah dibawa oleh tim gabungan dan warga setempat menuju lokasi persemayaman di rumah neneknya yang berada di RT 04/08, Kelurahan Kebon Baru.

"Rencananya, jenazah akan dimakamkan hari ini. Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada pihak keluarga," katanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y