Taman Menteng dan Lapangan Banteng Akan Beroperasi 24 Jam Mulai Akhir Februari

AKURAT JAKARTA - Taman Menteng dan Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat berencana beroperasi selama 24 jam pada akhir Februari 2025.
Hal itu dilakukan sebagai bagian dari kebijakan baru Gubernur terpilih DKI Jakarta, Pramono Anung yang akan membuka operasional sejumlah taman selama 24 jam penuh.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan, selain kedua taman ini, pihaknya juga tengah menyiapkan 13 taman lingkungan untuk dioperasikan selama 24 jam.
Mila mengaku pihaknya masih harus melakukan koordinasi dengan jajaran kelurahan, pengurus RT/RW dan tokoh masyarakat sekitar taman, terutama terkait aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan.
"Operasional taman lingkungan selama 24 jam harus dapat persetujuan warga sekitar," ujar Mila dalam keterangannya, Rabu (5/2/2025).
Ia berharap, dukungan masyarakat akan memastikan keamanan dan pemanfaatan taman pada malam hari agar ke depannya tidak disalahfungsikan oknum tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Atasi Maraknya Banjir di Jakarta, Dinas SDA DKI Targetkan Penyelesaian 70 Polder pada Tahun 2025
"Meski kami akan menyiapkan petugas untuk berjaga, tetap akan lebih maksimal bila ada partisipasi masyarakat," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, Ivan Murcahyo mengatakan, persiapan dari segi sarana prasarana dan keamanan taman yang akan beroperasi 24 jam sudah dilakukan.
"Distamhut DKI Jakarta memastikan bahwa taman-taman yang akan beroperasi 24 jam memiliki sarana prasana dasar seperti lampu utama, CCTV, toilet, pos jaga, termasuk petugas keamanan," ujar Ivan.
Rencananya, kata Ivan, taman-taman ini juga akan digunakan sebagai pusat kegiatan komunitas seperti Karang Taruna, maupun olahraga malam bagi warga.
"Biasanya olahraga di taman hanya sampai pukul 17.00, nanti kita akan coba buka malam hari untuk futsal dan bulu tangkis, tentunya dengan persetujuan warga sekitar," tuturnya.
Ia menjelaskan, meskipun secara sarana dan prasarana taman sudah siap, ada beberapa tantangan yang masih dalam proses penyelesaian, terutama terkait penerimaan masyarakat sekitar taman.
"Semua taman dipastikan dalam pengawasan CCTV dan petugas jaga. Namun, ada kekhawatiran dari warga sekitar mengenai potensi gangguan ketertiban pada malam hari," ujarnya.
"Maka itu, terkait aktivasi taman perlu melibatkan berbagai unsur wilayah seperti pihak wali kota, RT/RW dan masyarakat setempat," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




