Batas Pendaftaran Pilgub DKI 2024 Tinggal Sebentar Lagi, PKS: Masih Dialog dengan Anies Baswedan

AKURAT JAKARTA - Batas pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub DKI 2024 tinggal menghitung hari, yaitu tepatnya pada tanggal 27 - 29 Agustus 2024.
Namun, hingga saat ini, berbagai partai belum memutuskan bersama nama pasangan calon yang fix diusung maju di Pilgub DKI 2024, termasuk salah satunya PKS.
Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Khoirudin mengatakan bahwa sampai saat ini PKS masih terus berkomunikasi dengan bakal calon gubernur (bacagub) mereka, Anies Baswedan terkait hal ini.
Baca Juga: Sebuah Perusahaan Dikecam Netizen Usai Pasang Lowongan Kerja dan Mengecualikan Shio Anjing
"Masih dialog dengan pak Anies, kemarin juga DPW DKI datang ke Anies dialog, masih dialog," kata Khoirudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2024).
Khoirudin mengatakan, pihak PKS bersama Anies masih mencari titik temu terkait usaha apa yang mereka lakukan bersama-sama dalam memastikan calon wakil gubernur (cawagub) untuk Anies.
"Kita masih terus berikhtiar, terus berusaha sampai tentu, sampai batas tertentu ya, jangan sampai jelang akhir juga tidak ada kepastian karena PKS akan tertinggal sendirian, tidak bisa berlayar sendirian," tuturnya.
Baca Juga: Usai Pelaksanaan HUT ke-79 RI, Heru Akan Mulai Uji Coba Makan Gratis di Sekolah Jakarta Tiap Minggu
Ia juga menjelaskan, tentunya terdapat batas waktu yang menjadi perhatian PKS maupun Anies dalam menentukan sikap untuk mendapatkan teman koalisi dari partai lain atau tidak.
"Kalau sudah mentok tidak ya kita enggak mungkin mencalonkan, kalau kita tidak mencalonkan kita akan kena sanksi," katanya.
Selain itu, ia mengatakan saat ini pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan berbagai partai untuk menjalin koalisi untuk mendukung Anies.
Baca Juga: Malam Ini! Anugerah Pemimpin Daerah Awards 2024 Digelar, 8 Kategori Siap Diperebutkan
"Semuanya masih dalam komunikasi (dengan partai lain). Sepanjang belum pendaftaran, semuanya masih dinamis. Masih dinamis. Tidak mudah juga untuk mendapatkan teman koalisi," katanya.
Ia juga mengatakan, kedatangan PKS ke berbagai partai juga tidak mudah karena semuanya punya posisi tawarannya masing-masing.
"Karena semuanya punya posisi tawar, punya keinginan terhadap masuknya partai ke dalam koalisi dukung Anies dan Sohibul Iman," imbuhnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








