Cek! Ini Daftar Kelurahan Terdampak Suplai Air Akibat Kebocoran Pipa di Petamburan

AKURAT JAKARTA - Sebanyak 41 kelurahan atau wilayah di Jakarta mengalami penipisan suplai air bahkan terhenti karena kebocoran pipa 900mm di Petamburan 4, Jakarta Pusat.
Senior Manager Corporate Communication & Office Director, Gatra Vaganza menuturkan bahwa kebocoran pipa itu terjadi sejak Kamis (21/09/2023).
Sambungnya, PAM Jaya kini tengah memastikan titik pasti kebocoran.
"Hingga saat ini PAM JAYA masih dalam tahap memastikan posisi titik kebocoran. Sebagai informasi, dikarenakan kebocoran pipa tersebut merupakan pipa utama dengan intensitas suplai air yang tinggi maka akan berdampak berkurangnya kuantitas air yang sampai ke pelanggan," kata Gatra dalam keterangannya, Jumat (22/09).
Gatra menyebut ada puluhan wilayah di Jakarta yang terdampak akibat kebocoran pipa ini.
BACA JUGA: Penikmat Citi View, Ini Lima Gedung Tertinggi di Indonesia yang Wajib Dikunjungi
Berikut adalah kelurahan atau wilayah yang suplai airnya berkurang dan terhenti, yaitu:
1. Karet Semanggi
2. Karet
3. Setiabudi
3. Karet Tengsin
4. Bendungan Hilir
5. Karang Anyar
6. Kartini
7.Mangga Dua Selatan
8. Petamburan
9. Slipi
10. Kota Bambu
11. Jatipulo
12. Grogol
13. Petojo Utara
14. Duri Pulo
15. Petojo Selatan
16. Gambir
17. Cikini
18. Menteng
19. Kebon Sirih
20. Jatipulo
21. Cideng
23. Petamburan
24. Kebon Melati
25. Kampung Bali
26. Penjaringan
27. Pekojan
28. Roa Malaka
29. Ancol
30. Pinangsia
31. Mangga Dua Selatan bagian utara
32. Angke
33. Jembatan Lima
34. Tambora
35. Glodok
36. Keagungan
37. Tanah Sereal
38. Duri Utara
39. Krukut
40. Duri Selatan
41. Grogol
BACA JUGA: Jangan Terlewat! Ini Jadwal Pameran Gratis di Gedung Tertinggi di Indonesia
PAM JAYA menghimbau agar pelanggan diharapkan untuk mengantisipasi dengan menampung air untuk persediaan selama pasokan terganggu.
"Sebagai komitmen penyedia air bersih, PAM JAYA akan mengirimkan air bersih dengan menggunakan truk tanki yang akan dibagikan secara gratis untuk wilayah terdampak selama perbaikan pekerjaan berlangsung, terutama untuk rumah sakit, tempat ibadah, panti sosial, dan lain-lain," ungkapnya.
Lebih lanjut, Gatra menerangkan dalam hal ini PAM JAYA juga melakukan koordinasi dengan kecamatan, kelurahan, sudin Damkar, sudin pertamanan, dan PLN wilayah setempat serta BPBD untu mengatasi permasalahan ini. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









