Polda Metro Jaya Sebut Kemacetan di Jakarta Sudah Tidak Ideal

AKURAT.CO - Polda Metro Jaya menyebut kemacetan yang terjadi di DKI Jakarta saat ini sudah semakin parah dan tidak ideal dari segi lalu lintas.
Pasalnya, kemacetan di wilayah DKI Jakarta mengalami peningkatan dengan angka indeks di pertengahan tahun 2023 sudah mencapai 53 persen.
"Kemarin kalau enggak salah kalau diukur, coba dilihat badan statistik, kita indeksnya sudah di angka 53 persen,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Latif Usman, Minggu (13/8/2023).
Latif mengatakan, peningkatan tersebut merupakan jika dibandingkan dengan angka saat pandemi Covid-19 pada 2019 lalu yang berada di angka 35 persen. Namun, angka indeks kemacetan di DKI Jakarta sendiri, seharusnya atau idealnya tidak melebihi dari angka 50 persen.
Baca Juga: Dukung Prabowo Capres 2024, Airlangga: Prabowo Lahir dari Rahim Golkar
“Ini memang volume kendaraan aktivitas kendaraan yang cukup tinggi dan aktivitas masyarakat dalam berkegiatan itu sangat tinggi juga," ucapnya.
Dia mengklaim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mengusulkan pembagian jam kerja karyawan untuk mengurai kemacetan. Hanya saja, kata dia, usulan tersebut masih dibahas bersama Pemprov DKI Jakarta.
"Jadi memang volume yang sangat tinggi dan kegiatan dari pada kita mengantisipasi yang sudah kita sampaikan adalah pengusulan jam kerja. Ini masih menunggu keputusan dari bapak Gubernur,” jelasnya.
Latif menambahkan, sementara ini pihaknya menyiagakan personelnya di titik dan jam rawan macet di Jakarta untuk pengaturan lalu lintasnya.
Baca Juga: Motif Anak Bunuh Ibu dan Lukai Ayah di Depok, Dendam Karena Sering Dimarahi Sejak Kecil
"Untuk saat ini yang paling sangat kita bisa laksanakan adalah penempatan seluruh anggota di titik-titik rawan. Kita memaksimalkan untuk betul-betul penempatan personel di titik-titik rawan," tutupnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






