Jakarta

Gempa M 5,6 Guncang Laut Selatan Bayah Banten, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Yusuf Doank | 15 September 2026, 06:19 WIB
Gempa M 5,6 Guncang Laut Selatan Bayah Banten, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi gempa

AKURAT JAKARTA – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 5,6 mengguncang wilayah laut selatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (14/9/2026) sore pukul 16.27 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.

Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 8,56° LS dan 105,70° BT, tepatnya di laut pada jarak 191 kilometer arah barat daya Bayah dengan kedalaman 31 kilometer.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, membeberkan bahwa dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique thrust fault).

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tegas Wijayanto dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2026).

Guncangan gempa ini dirasakan hingga wilayah Pandeglang dengan skala intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga Senin sore pukul 16.50 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, memverifikasi setiap informasi yang beredar, serta memeriksa kondisi struktur bangunan rumah dari keretakan sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y