Jakarta

Pererat Silaturahmi dan Tampung Aspirasi Warga, Bupati Maesyal Rasyid Gelar Jumling di Masjid Jami Falahul Muttaqin Pagedangan

M Rahman Akurat | 12 September 2026, 09:45 WIB
Pererat Silaturahmi dan Tampung Aspirasi Warga, Bupati Maesyal Rasyid Gelar Jumling di Masjid Jami Falahul Muttaqin Pagedangan
Bupati Maesyal saat Jumling di Masjid Jami’ Falahul Muttaqin Pagedangan. - (dok. Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, kembali melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyapa langsung warga dan tokoh agama.

Kegiatan Jumling kali ini dilaksanakan di Masjid Jami’ Falahul Muttaqin, Kecamatan Pagedangan, pada Jumat (11/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa agenda Jumling merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk hadir lebih dekat di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga: Dukung Satgas Anti Rentenir, Bupati Tangerang Minta Lembaga Pembiayaan Daerah Permudah Syarat Pinjaman

Melalui interaksi langsung ini, pemerintah dapat melihat kondisi faktual di lapangan serta mendengarkan aspirasi dan harapan warga secara jelas.

“Jumling ini bukan hanya kegiatan rutin. Ini kesempatan kita untuk bertemu langsung dengan masyarakat, bersilaturahmi dan mendengarkan apa yang menjadi harapan warga serta kondisi faktual di lapangan dapat terlihat dengan lebih jelas,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Pentingnya Gotong Royong dan Partisipasi Masyarakat

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten Tangerang tidak dapat bertumpu pada program pemerintah semata.

Partisipasi aktif dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat menjadi pilar utama agar roda pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak yang nyata.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kebersamaan, gotong royong dan dukungan masyarakat. Kalau pemerintah dan masyarakat bersama-sama, insya Allah Tangerang semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” imbuhnya.

Baca Juga: Mengulik Honda Supra X Cross 125: Motor Bebek Trail dengan Harga Ramah Kantong, Performa Torsi 9,55 Nm yang Tetap Andal di Jalanan

Komitmen Pelayanan Publik Tanpa Jarak

Bupati Maesyal Rasyid juga mengingatkan jajarannya bahwa esensi dari pelayanan publik tidak terbatas pada ruang kerja atau kantor pemerintahan saja.

Menjumpai warga secara langsung dan memangkas jarak komunikasi menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang dirancang selalu berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.

"Pelayanan publik tidak hanya di dalam kantor. Bertemu warga, mendengarkan dan bersilahturahmi dengan warga tanpa jarak seperti ini juga menjadi bagian pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat," jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, ia menekankan bahwa masjid memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kehidupan sosial.

Baca Juga: Prediksi Skor Hoffenheim vs Stuttgart di Bundesliga, 12 September 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit?

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid juga diharapkan dapat menjadi ruang produktif untuk memperkuat persatuan dan kesejahteraan umat.

"Kami berharap hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin dekat, sehingga berbagai persoalan maupun aspirasi warga dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.