Jakarta

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Selimuti Jakarta hingga Bengkulu Senin Pagi

Yusuf Doank | 7 September 2026, 10:54 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Selimuti Jakarta hingga Bengkulu Senin Pagi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Selimuti Jakarta hingga Bengkulu Senin Pagi

AKURAT JAKARTA — Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dilaporkan masih meluas dan membumbung hingga wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga Bengkulu pada Senin (7/9) pagi.

Berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9 serta laporan PVMBG dan VAAC Darwin per pukul 06.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi dua klaster utama sebaran abu vulkanik.

Klaster Pertama (Ketinggian Rendah-Menengah):

Cakupan wilayah: Sebagian Banten, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung/Banten, serta perairan sekitarnya.

Baca Juga: Daftar Bandara Alternatif 24 Jam, Selama Erupsi Anak Krakatau

Ketinggian abu: Mencapai 15.000 kaki (4,57 km) bergerak ke arah tenggara–barat laut.

Dampak: Berpotensi menurunkan kualitas udara secara signifikan dan memperpendek jarak pandang (visibility) di darat maupun perairan.

Klaster Kedua (Ketinggian Tinggi):

Cakupan wilayah: Samudra Hindia di sebelah barat–barat daya Bengkulu, Lampung, dan Banten bergerak menjauhi daratan Indonesia.

Ketinggian abu: Mencapai 50.000 kaki (15,24 km) bergerak ke arah barat daya–barat.

Dampak: Berdampak langsung pada keselamatan penerbangan karena berada pada jalur lintasan utama pesawat udara.

Erupsi yang meluas ini telah memicu penutupan sejumlah bandara udara di wilayah Sumatra Bagian Selatan dan Jawa Bagian Barat.

Serta mendorong aksi tanggap darurat seperti penyemprotan jalanan oleh Polda Metro Jaya untuk meredam pekatnya debu vulkanik.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y