Jakarta

Diikuti 28 Kecamatan, Turnamen Sepak Bola Bupati Cup U-17 Tangerang Resmi Bergulir

M Rahman Akurat | 6 September 2026, 13:42 WIB
Diikuti 28 Kecamatan, Turnamen Sepak Bola Bupati Cup U-17 Tangerang Resmi Bergulir
Bupati Maesyal Rasyid resmi membuka Bupati Cup U17 - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, resmi membuka Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Cup U-17 Tahun 2026 di Stadion Mini Kecamatan Pagedangan, Sabtu (5/9/2026).

Kompetisi ini menjadi wadah strategis pembinaan berjenjang untuk menjaring pesepak bola muda berbakat asli daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan target besar dari kompetisi ini.

Baca Juga: Prediksi Skor Malaga vs Levante di La Liga, 6 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana?

Ia optimistis bahwa talenta-talenta yang berlaga di Piala Bupati Cup U-17 nantinya mampu menembus klub profesional seperti Persita Tangerang, berlaga di Liga 1, hingga memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

"Kalau ini terus dijalankan, ingat ucapan saya, pemain U-17 ini minimal ada yang menjadi pemain Persita atau bermain di Liga 1. Maksimalnya, mudah-mudahan bisa menjadi pemain nasional," tegas Maesyal Rasyid.

Fokus pada Pembinaan dan Tim Khusus Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang menitipkan pesan penting kepada Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI dan panitia penyelenggara agar mengutamakan esensi pembinaan ketimbang sekadar mengejar kemenangan.

Target jangka panjang dari ajang ini adalah terbentuknya kerangka tim kelompok umur khusus yang solid untuk Kabupaten Tangerang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berkomitmen melanjutkan tren positif ini. Sebelumnya, kompetisi serupa seperti Bupati Cup U-13 dan U-15 telah sukses digelar.

Baca Juga: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas hingga Tangerang, Bupati Maesyal Imbau Warga Pakai Masker

Skema pembinaan berjenjang ini juga direncanakan akan diadopsi oleh cabang olahraga (cabor) lainnya guna mendongkrak prestasi dan kesehatan masyarakat.

Demi menjaga kualitas kompetisi, Bupati Maesyal menginstruksikan seluruh elemen, mulai dari wasit, hakim garis, panitia, pelatih, hingga para camat untuk menjunjung tinggi sportivitas dan netralitas.

"Wasit harus netral, hakim garis netral, panitia netral. Karena tujuan kita ada dua, yaitu pembinaan dan prestasi. Jangan sampai ada keributan," tambahnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.