Jakarta

Tangerang Mulai Dilanda Kekeringan, Bupati Maesyal Ajak Jamaah Maulid Nabi di Sindang Jaya Gelar Doa Minta Hujan

M Rahman Akurat | 3 September 2026, 08:38 WIB
Tangerang Mulai Dilanda Kekeringan, Bupati Maesyal Ajak Jamaah Maulid Nabi di Sindang Jaya Gelar Doa Minta Hujan
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Maulid Nabi SAW di Masjid Nurul Yaqien, Sindang Jaya Kabupaten Tangerang - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Nurul Yaqien, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, pada Rabu malam (2/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW.

Lebih dari itu, acara ini menjadi momen penting untuk menghidupkan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Jangan Dulu Beli Yamaha X-Max! New Suzuki Burgman 250 Akan Hadir dengan Desain Super Keren yang Tampil Lebih Eksklusif

"Maulid Nabi ini bukan hanya momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Pentingnya Membangun Karakter di Era Modern

Ia menandaskan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan keteladanan nyata melalui sikap yang jujur, amanah, sabar, penuh kasih sayang, saling menghormati, serta peduli terhadap sesama.

Menurut Bupati Maesyal, nilai-nilai luhur tersebut harus terus digaungkan dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah perkembangan zaman yang bergerak begitu cepat.

"Pembangunan tidak cukup hanya menghasilkan kemajuan secara fisik, tetapi juga harus diiringi dengan pembangunan manusia yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya," katanya.

Baca Juga: Mantap! Kabupaten Tangerang Resmi Jadi Tuan Rumah TTG ke-20 dan Gelar Produk Bumdes Banten 2026

Jaga Persatuan dan Doakan Selesainya Musim Kemarau

Selain menekankan pentingnya akhlak, Bupati Maesyal Rasyid juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan.

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini juga berpesan agar perbedaan pilihan maupun pandangan tidak dijadikan alasan untuk saling menjauh.

"Mari kita bangun Kabupaten Tangerang dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan saling menghormati, sehingga tercipta masyarakat yang aman, nyaman, religius, dan sejahtera," tuturnya.

Di akhir sambutannya, di tengah kekhawatiran dampak cuaca ekstrem, ia mengimbau seluruh jamaah dan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar musim kemarau panjang yang tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia segera berakhir.

"Mari sama-sama kita berdoa supaya segera diturunkan hujan. Karena sebagian wilayah di Kabupaten Tangerang juga sudah mengalami kekeringan," ungkapnya.

Baca Juga: Target Pasar Global: Kementerian P2MI Luncurkan Program SMK Go Global untuk 500 Ribu Tenaga Kerja, Berminat?

Ia mengatakan kondisi kemarau panjang tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran pemukiman di sejumlah wilayah.

"Kita juga berdoa supaya Indonesia ini bisa segera turun hujan, karena di beberapa wilayah sudah terjadi kebakaran hutan, lahan dan kebakaran lainnya," ujarnya.

Ia juga menghimbau masyarakat agar tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.