Eskalasi Timur Tengah, Militer Iran Siap Lancarkan Serangan Balasan Atas Amerika

AKURAT JAKARTA — Militer Iran menegaskan kesiapan penuh untuk menyerang sejumlah target strategis jika Amerika Serikat (AS) melancarkan agresi baru terhadap kedaulatan negaranya.
Peringatan keras tersebut muncul di tengah ketegangan yang kembali memuncak di kawasan Teluk, sebagaimana dilaporkan oleh televisi pemerintah Iran, Rabu (22/4/2026).
Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, menegaskan bahwa kesiapan tempur ini merupakan respons atas ancaman yang berulang kali disampaikan oleh Presiden Donald Trump beserta jajaran komandan militer AS.
Zolfaghari memastikan pasukan elite Iran telah berada dalam status siaga tertinggi.
"Pasukan kami yang kuat dan mumpuni telah lama berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bertindak kapan saja," tegas Zolfaghari.
Ia menambahkan bahwa setiap bentuk agresi atau tindakan militer yang menyasar Republik Islam Iran akan memicu balasan seketika. "Kami akan segera menyerang target-target yang telah ditentukan dengan kekuatan penuh jika terjadi tindakan provokatif," imbuhnya.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump pada Selasa menyatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, sebuah langkah yang disebut atas permintaan pemerintah Pakistan.
Kendati demikian, Trump menegaskan bahwa blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan utama Iran tetap diberlakukan secara ketat.
Presiden AS tersebut memerintahkan militer untuk mempertahankan posisi blokade hingga Iran mengajukan sebuah "proposal terpadu" terkait kesepakatan regional. Situasi ini menunjukkan adanya kebuntuan diplomasi di tengah tekanan ekonomi dan militer yang terus meningkat.
Konflik yang melibatkan kekuatan besar di kawasan ini terus menjadi perhatian dunia internasional, terutama terkait dampaknya terhadap keamanan jalur pelayaran global dan stabilitas pasokan energi dunia.
Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri sendiri terus memantau dinamika ini guna memastikan keselamatan aset nasional dan warga negara yang berada di zona terdampak.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






