Pangkalan Militer di Arab Saudi Dihantam Rudal Iran, 12 Tentara AS Terluka

AKURAT JAKARTA -- Eskalasi konflik di Timur Tengah semakin membara setelah militer Iran meluncurkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, Jumat (27/3/2026).
Serangan tersebut dilaporkan melukai 12 tentara Amerika Serikat (AS), di mana dua di antaranya kini dalam kondisi kritis.
Data terbaru ini menambah daftar panjang kerugian personel militer Washington sejak pecahnya perang melawan Iran pada akhir Februari lalu.
Baca Juga: Jasa Marga Catat 2,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 300 anggota militer AS terluka dan 13 lainnya dinyatakan gugur dalam konflik yang terus meluas tersebut.
Serangan balasan Teheran ini dipicu oleh aksi militer Israel yang menyasar fasilitas nuklir Iran beberapa jam sebelumnya.
Meski Organisasi Energi Atom Iran mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun risiko kontaminasi radioaktif dari serangan Israel tersebut, pihak Teheran langsung merespons dengan gempuran ke pangkalan-pangkalan militer yang menampung pasukan sekutu di kawasan Teluk.
Situasi di kawasan kini berada pada titik nadir menyusul ancaman Iran yang akan terus melakukan pembalasan setimpal.
Dunia internasional mengkhawatirkan konfrontasi terbuka ini akan berubah menjadi perang regional skala penuh yang melibatkan lebih banyak aktor negara.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









