Wabup Tangerang Buka Studi Tiru Santri Kenduri Ramadan 2026, Intan: Fokus Bangun SDM Berkualitas untuk Tingkatkan Daya Saing Global

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka kegiatan Studi Tiru Santri Kenduri Ramadhan Tahun 2026.
Acara yang diinisiasi oleh Akbar Initiative ini berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, pada Rabu (04/03/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa arah pembangunan daerah saat ini tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik seperti jalan, gedung, maupun kawasan industri.
Menurutnya, investasi terbesar sebuah daerah terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusianya. Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga gemar membaca, berpikir kritis, dan berdiskusi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan,” ujarnya
Wabup Intan juga menyoroti pentingnya memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda, khususnya para santri.
Melalui program Kenduri Ramadhan, santri diharapkan memiliki wawasan yang inklusif—tidak hanya terbatas pada ilmu agama konvensional.
Ia berharap para santri dapat memperdalam kemampuan menulis dan berpikir kritis di samping mempelajari hadis, tafsir, maupun kitab kuning.
Pemahaman terhadap dinamika pembangunan daerah dinilai krusial agar santri siap menghadapi tantangan zaman.
"Literasi yang kuat akan melahirkan perspektif yang luas serta keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan," imbuhnya.
Kegiatan Studi Tiru ini dirancang untuk mencetak generasi penerus yang tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berharap kolaborasi dengan pihak seperti Akbar Initiative dapat terus memicu semangat kritis santri dalam mengawal kebijakan daerah.
Dengan dibukanya kegiatan ini, para santri diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar melalui bekal literasi dan pemikiran yang matang.
Ia berharap program Kenduri Ramadhan tersebut semakin memperkuat literasi, pemahaman keagamaan, serta wawasan pembangunan daerah bagi para santri dan generasi muda di Kabupaten Tangerang.
"Terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kenduri Ramadhan ini. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi awal bagi adik-adik semua untuk terus menuntut ilmu dan memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Sementara Penggagas program Kenduri Ramadhan, Subandi Musbah, menjelaskan bahwa program ini diikuti puluhan santri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang
“Selama 27 hari para santri mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran, mulai dari kajian keislaman, literasi, hingga studi tiru ke sejumlah Lembaga," ujarnya.
"Harapannya kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Kabupaten Tangerang yang berilmu, berakhlak, dan memiliki wawasan luas,” sambung Subandi.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Rafiuddin Akbar, menjelaskan bahwa Kenduri Ramadhan tidak hanya fokus pada pembelajaran keagamaan, tetapi juga membekali para santri dengan berbagai keterampilan literasi dan kreativitas.
“Kami ingin menyiapkan generasi terbaik Kabupaten Tangerang. Karena itu para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dilatih menulis, berpikir kritis, hingga memahami bagaimana proses pembangunan daerah,” ungkapnya.
Kegiatan Studi Tiru ini juga bisa menjadi sarana bagi para santri untuk mengenal lebih dekat proses pemerintahan dan pembangunan daerah.
Para peserta mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan berbagai narasumber dari pemerintah daerah serta mengunjungi beberapa institusi untuk memperluas wawasan mereka mengenai tata kelola pemerintahan dan pembangunan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









