Banjir Kepung Jakarta Utara, Ratusan Warga Mengungsi ke Masjid hingga Sekolah

AKURAT JAKARTA - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta Utara pada Senin mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
Setidaknya 282 warga dari dua kelurahan untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 18.00 WIB, konsentrasi pengungsi terbanyak berada di Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, dengan jumlah mencapai 257 jiwa dari 256 kepala keluarga.
Para penyintas di wilayah ini menempati sejumlah fasilitas publik seperti Masjid Jamii Ar Ridho, Mushola Jamiyatul, Mushola Al Ikhlas, kantor RW, hingga SDN 05 Kebon Bawang.
Sementara itu, di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, tercatat sebanyak 25 warga dari 12 kepala keluarga turut mengungsi dengan memanfaatkan Masjid Al Barokah dan Sekretariat RW 05 sebagai tempat perlindungan sementara.
Kondisi banjir saat ini masih merendam sembilan RT di Jakarta Utara dengan tingkat kedalaman air yang bervariasi, di mana titik terdalam mencapai 60 sentimeter di lima RT wilayah Kelurahan Kebon Bawang.
Selain itu, dua RT di Kelurahan Tanjung Priok tergenang setinggi 20 sentimeter, dan dua RT di Kelurahan Lagoa terendam air dengan ketinggian 15 sentimeter.
Guna menangani situasi tersebut, BPBD DKI Jakarta telah menerjunkan personel gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk memonitor wilayah terdampak.
Petugas di lapangan difokuskan untuk melakukan penyedotan genangan menggunakan mesin pompa dan memastikan kelancaran tali-tali air agar banjir dapat segera surut serta kebutuhan dasar bagi para pengungsi tetap terpenuhi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







