Pemkab Tangerang Kembali Salurkan Bantuan Rp 1,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera, Dananya Bersumber dari APBD 2025

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Sumatera.
Bantuan tahap kedua ini disalurkan dengan total nilai sebesar Rp 1,2 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun 2025.
Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Baca Juga: Legislator Golkar Ajak Masyarakat Empati, Dukung Larangan Kembang Api di Malam Tahun Baru
Masing-masing daerah menerima bantuan sebesar Rp 400 juta. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemkab Tangerang terhadap saudara-saudara di Sumatera yang tengah mengalami musibah.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mentransfer bantuan sebesar Rp 1,2 miliar kepada daerah-daerah di Sumatera yang terdampak bencana, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh," ungkapnya.
Masing-masing daerah mendapatkan Rp 400 juta. "Bantuan ini seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Bupati Maesyal menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan tahap kedua yang disalurkan oleh Pemkab Tangerang.
Sebelumnya, Pemkab Tangerang juga telah menyalurkan bantuan tahap pertama melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat sebesar Rp 1,5 miliar.
“Bantuan kali ini merupakan tahap kedua, dan disalurkan langsung kepada pemerintah daerah terkait. Ke depan, kami juga akan terus berupaya menggalang dana untuk bantuan tahap ketiga,” jelasnya.
Bupati Maesyal menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap daerah lain yang sedang mengalami bencana.
Pihaknya juga akan terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk membantu menormalkan kembali situasi dan kondisi di wilayah terdampak.
Baca Juga: Apakah 2 Januari 2026 Cuti Bersama? Begini Penjelasan Pemerintah
“Ini adalah bagian dari rasa empati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Sumatera. Kita berdoa semoga masyarakat di sana dapat segera bangkit dan kondisi kembali normal,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







