Jakarta

Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Bupati Tangerang Gelar Pertemuan dengan Forkopimda, MUI, Para Romo, Pastur dan Pendeta

Sastra Yudha | 23 Desember 2025, 07:31 WIB
Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Bupati Tangerang Gelar Pertemuan dengan Forkopimda, MUI, Para Romo, Pastur dan Pendeta

AKURAT JAKARTA - Jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menggelar pertemuan dengan Forkopimda, MUI, Para Romo, Pastur dan Pendeta.

Pertemuan yang juga dihadiri Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, ini digelar di Ruang Rapat Wareng, Puspemkab Tangerang, pada Senin (22/12/2025).

Bupati Maesyal mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berkomitmen penuh mengamankan pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal 2025.

Baca Juga: Bupati Tangerang Serahkan Bantuan 9 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Perkumpulan Nelayan, Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal

"Pemerintah daerah bersama seluruh unsur Forkopimda, berkomitmen penuh untuk mengamankan ibadah natal dan perayaan tahun baru, agar berjalan lancar, aman, tertib dan kondusif," tegasnya.

Bupati Maesyal mengajak para romo, pastur, pendeta dan pemimpin agama yang hadir, untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi mengamankan ibadah dan perayaan Nataru 2025.

Selain itu, Bupati Maesyal juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak ada perayaan yang berlebihan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

"Kami mohon perayaan Natal dan tahun baru tidak berlebihan. Tidak ada arak-arakan atau pawai-pawai. Begitu juga petasan atau juga kembang api," tandasnya.

Hal itu sebagai wujud empati terhadap situasi dan kondisi nasional yang terjadi saat ini, khususnya bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Baca Juga: Inti Club Menteng Pomdam Jaya Sabet 18 Medali di Kejuaraan Taekwondo KONI Cup Series 6, Cek Daftar Nama-nama Atletnya

"Mari kita tingkatkan kepekaan dan kepedulian sosial bersama, khususnya untuk saudara-saudara kita yang tertimpa dan sedang bangkit dari bencana," katanya.

Bupati Maesyal mengajak semua pihak untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Aceh, Medan, Padang dan sekitarnya.

"Natal dan tahun baru ini harus banyak berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing- masing, untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," imbaunya.

Bupati Maesyal mengucapkan terima kasih kepada romo, pastur, pendeta dan para pimpinan agama yang terus menjaga hubungan emosional antarumat beragama serta keharmonisan di Kabupaten Tangerang.

Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama Forkopimda berkomitmen melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan berdasarkan suku, agama dan ras.

Baca Juga: Gubernur Pramono Siapkan 2 Opsi Rute LRT, Legislator Golkar Andri Santosa Desak Prioritas Rute ke Dukuh Atas

Sementara Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada, menjelaskan bahwa seluruh jajarannya berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Kodim 0510 Tigaraksa dan masyarakat melaksanakan cipta kondisi.

"Polres Tangerang bersama Forkopimda dan masyarakat menggelar program cipta kondisi dengan Operasi Lilin Maung 2025 selama 14 hari, mulai tanggal 24 Desember - 4 Januari 2026," jelasnya.

Dia juga telah mendirikan pos-pos pantau di sejumlah titik keramaian dan kewilayahan untuk mengamankan ibadah dan perayaan Natal serta libur Nataru, termasuk juga untuk mengantisipasi bencana yang kemungkinan terjadi.

"Sebanyak 650 personil di wilayah hukum Polresta Tangerang terlibat langsung, didukung juga dari unsur TNI dan masyarakat," katanya.

Baca Juga: Viral Cocoklogi Unggahan Lama Aura Kasih dan Ridwan Kamil Bikin Netizen Penasaran

"Ada juga sekitar 1 peleton dari Gegana Brimob Polda Banten siap membantu mengamankan," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.