ORASKI Tegas Tolak Campur Tangan DPR dalam Skema Potongan Aplikasi Transportasi Online,Jaga Keseimbangan Ekosistem

AKURAT JAKARTA – Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) menyuarakan penolakannya terhadap intervensi parlemen dalam urusan potongan biaya aplikasi transportasi online.
Fahmi Maharaja selaku Ketua Umum ORASKI, dengan tegas menyatakan sikap organisasinya terkait Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Kementerian Perhubungan dan Komisi V DPR RI mengenai rencana regulasi angkutan online.
Pada prinsipnya, ORASKI mendukung penuh setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pengemudi online.
Namun, organisasi ini tidak sepakat dengan usulan DPR terkait pembatasan potongan aplikasi maksimal 10%. ORASKI menilai, langkah tersebut justru akan berdampak buruk pada ekosistem transportasi online yang selama ini beroperasi secara mandiri tanpa subsidi pemerintah, di tengah berbagai tantangan ekonomi global.
ORASKI memandang bahwa potongan biaya aplikasi sepenuhnya merupakan ranah bisnis-ke-bisnis (B2B) antara penyedia aplikasi dan mitranya.
Oleh karena itu, pemerintah sebagai regulator seharusnya tidak masuk terlalu jauh ke dalam area tersebut.
Menurut ORASKI, jika potongan biaya aplikasi dipaksakan turun, hal ini akan menjadi kontraproduktif. Dampaknya bukan pada peningkatan pendapatan pengemudi, melainkan pada penurunan tarif bagi penumpang, yang pada akhirnya tidak menguntungkan siapa pun.
Dia menambahkan, sebagai alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi, ORASKI menawarkan sejumlah solusi konkret:
Pertama penghapusan PPN dan PPh atas pembelian kendaraan operasional. Kedua Potongan pajak untuk pembelian suku cadang.
Ketiga Subsidi program edukasi dan pelatihan berkelanjutan bagi pengemudi. Keempat Penerapan pendekatan perlindungan usaha yang selama ini juga diberikan kepada taksi konvensional.
Dalam surat pernyataan resminya, ORASKI secara tegas memperingatkan bahwa jika pemerintah atau DPR tetap memaksakan intervensi pada regulasi tarif dan potongan yang bukan kewenangannya, risiko keruntuhan seluruh ekosistem transportasi online akan sangat besar.
"Selama ini, ORASKI telah berjuang untuk kesejahteraan pengemudi online melalui pendekatan langsung dengan aplikator, mendorong program garansi pendapatan harian yang kini telah dinikmati ribuan pengemudi, baik anggota ORASKI maupun mitra individu lainnya," ungkap Fahmi.
"Oleh karena itu, kami menilai bahwa rencana pembuatan regulasi angkutan online sebaiknya diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pengguna, bukan semata-mata perubahan status atau pembatasan tarif yang berpotensi melemahkan daya saing."
Fahmi menambahkan, ORASKI percaya bahwa keberlangsungan sektor transportasi online hanya bisa dijaga melalui dialog yang sehat, regulasi yang proporsional, serta keterlibatan nyata dari para pelaku utamanya, yakni mitra pengemudi sendiri.
"Kami akan terus berada di jalur perjuangan yang rasional dan solutif, tanpa perlu terjebak dalam dinamika politik sesaat yang justru dapat merusak ekosistem yang telah kita bangun bersama," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






