Dugaan Bullying di SMAN 26 Jakarta, 12 Siswa Jadi Korban Kakak Kelas

AKURAT JAKARTA - Sebanyak 12 siswa kelas X di SMAN 26 Jakarta diduga menjadi korban bullying oleh senior mereka kelas XI dan XII.
Diketahui, peristiwa bullying terjadi di rumah salah satu pelaku di Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat (1/12/2023) sore.
Peristiwa bullying terungkap, usai orang tua siswa berinisial AF (16) yang menjadi salah satu korban melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 1 Desember 2023.
Baca Juga: Nih 7 Konser Gratis di Jabodetabek Sabtu 9 Desember, Ada Kotak, GAC, Jamrud, Iwa K, Barasuara hingga OKAAY
Laporan tersebut, dengan nomor LP/B/3647/XII/2023/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya, telah terdaftar pada 2 Desember 2023.
Kuasa hukum korban, William Albert Zai, mengungkapkan, sedikitnya sebanyak 15 orang diduga terlibat sebagai pelaku.
"Ya kami mendapatkan laporan dari seorang ibu yang merupakan salah satu korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh beberapa seniornya di sekolah," katanya kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).
Baca Juga: Deretan Universitas Islam Terbaik Dunia 2023, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Masuk 10 Besar
Bahkan, berdasarkan keterangan ibu korban, William menyebut, para pelaku sering meminta para korbannya lewat pesan singkat WhatsApp untuk datang ke rumah pelaku.
"Jadi kalau dari informasi dan chatting yang kami pelajari, bahwa peristiwa ini bukan hanya sekali terjadi, berkali-kali," ucapnya.
William menceritakan peristiwa pembullyan, ketika korban AF tiba di rumah pelaku, beberapa korban lainnya sudah dianiaya di sebuah ruangan.
Baca Juga: Rasain Luh! Tentara Israel Kena Adzab Allah, Diserang Wabah Penyakit Pencernaan yang Mematikan di Jalur Gaza
AF diminta menunggu di ruangan lain dan dipanggil bergiliran untuk mengalami kekerasan.
"Yang lain masuk lagi, digebukin. Jadi seperti itu informasi yang kami peroleh dari salah satu ibu korban," jelasnya.
Sementara, Fahrizal Husin Nasution, kuasa hukum lainnya, berharap polisi segera menanggapi laporan dan menangkap pelaku.
"Makanya kami berharap nanti ditemukan tersangkanya," ujar Fahrizal.
Polisi diharapkan segera bertindak untuk menjamin keamanan dan keadilan bagi para korban bullying ini.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









