Jakarta

Rebutan Lapak, Pemulung di Cakung Duel. Satu Korban Jari Tangan Putus Kena Bacok

Sastra Yudha | 30 Agustus 2023, 23:25 WIB
Rebutan Lapak, Pemulung di Cakung Duel. Satu Korban Jari Tangan Putus Kena Bacok

AKURAT.CO - Seorang pemulung bernama Alfiansyah (24) terlibat duel dengan sesama pemulung di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Sesama pemulung itu berduel gara-gara rebutan lapak.

Kapolsek Cakung, Kompol Panji Ali Candra mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (27/8) pukul 14.00 WIB.

"Jadi mereka sesama pemulung, sama-sama kenal, rebutan lapak. Sebelumnya, yaitu pada hari Sabtu, tanggal 26 Agustus 2023, lapak milik pelaku ini dirobohkan oleh korban dan saudara-saudaranya," kata Panji, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Resep Masak Seblak Kuah Pedas, Rasanya Nendang dan Bikin Ketagihan

Pada waktu kejadian, pelaku tengah menjaga lapaknya. Datang korban bernama Sumiyati, dan langsung melontarkan kata-kata kasar kepada pelaku.

Kemudian terjadilah cekcok mulut. Lalu, datang suami korban dan langsung melemparkan batu ke arah pelaku dan mengenai kening pelaku.

Karena tak terima, pelaku lantas menghampirinya sembari menenteng pedang, lalu mengacungkan pedang dengan sarungnya ke arah korban.

Saat itu korban mencoba memvideokan aksi pelaku. Tanpa basa-basi, pelaku kemudian mengayunkan pedang yang dipegangnya hingga jari tangan korban terputus.

"Kemudian Tersangka dengan pedangnya itu membacok dan ayunkan ke jari tangan korban yang memegang HP. Sehingga mengenai jari telunjuk tangan kirinya hingga putus dan luka gores pada jempol tangan kanannya. Tersangka langsung melarikan diri," imbuhnya.

Baca Juga: Gedung di DKI Wajib Pakai Water Mist Generator, Tapi Dilarang Pakai Air PAM

Polisi pun langsung mengamankan pelaku di rumahnya. Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Tersangka dijerat Pasal 351 (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.