Pelaku Penusuk Pasutri di Tebet Masih Tetangga, Sakit Hati Karena Ditagih Utang

AKURAT.CO - Lingkungan Jalan J, Gang Perintis, Kebon Baru, Tebet, geger pada Sabtu (26/8/2023) malam. Pasangan suami istri (pasutri) bersimbah darah ditusuk sajam pria.
Sang suami, Mat Yusuf (63), tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. Sedangkan istrinya, Haryanti alias Mbok Gambreng (43) terkapar dengan sejumlah luka, dan segera dilarikan ke rumah sakit.
Polisi bergerak cepat. Pelaku pembunuhan berhasil ditangkap. Pelaku bernama Edy Rinaldi (40), yang ternyata merupakan tetangga korban.
Ketua RT setempat, Ahmad Satiri mengatakan, peristiwa bermula dari utang-piutang. Istri korban, Mbok Gambreng (43), datang ke tempat pelaku bekerja sebagai juru parkir di Pasar Tebet, untuk menagih utang. Peristiwa ini terjadi beberapa hari sebelum tragedi memilukan tersebut.
Baca Juga: Cara Buat Jus Timun Seledri untuk Turunkan Kadar Kolesterol dan Hipertensi
"Sempat dia (istri korban) nyamperin ke sana, nagih utang. Mungkin dari situ awalnya, pelaku sakit hati," kata Satiri ditemui di lokasi, Senin (28/8/2023).
Ketika Mbok Gambreng datang menagih utang, pelaku kemungkinan merasa terhina dan marah, karena utang tersebut belum jatuh tempo.
"Pernah juga (istri korban) datang ke rumah pelaku. 'Mana lu bayar', kata Mbok Gambreng. 'Kan belum waktunya', pelaku bilang gitu karena emang belum jatuh tempo," ucapnya.
Ahmad Satiri menjelaskan, pada malam peristiwa itu suasana di lokasi tengah sepi. Karena warga sedang berkumpul untuk menonton pertandingan sepakbola final Piala AFF U-23 2023.
Baca Juga: Gelar Lomba Dayung di Situ Rawa Badung, Golkar DKI Dukung Penguatan Wisata Lokal
Pelaku, yang sebelumnya sudah merencanakan aksinya, duduk di teras rumah korban sambil menunggu momen yang tepat. Saat kondisi sekitar mulai sepi, pelaku melancarkan aksinya.
"Jadi, dia (pelaku) duduk di depan situ awalnya, di teras yang ada motor tuh," ujarnya.
Pelaku sudah mempersiapkan sebilah pisau yang dibungkus dengan kantong plastik hitam. Dia secara perlahan memasuki rumah korban dan melancarkan serangan mendadak.
"Jadi kalau yang saya dengar ceritanya dari warga itu, dia masuk terus langsung kunci pintu," ungkap dia.
Teriakan dan tangisan wanita yang terdengar dari dalam rumah membuat beberapa warga mendekati lokasi. Namun mereka terpaksa mundur saat melihat pelaku bersenjatakan pisau.
Baca Juga: Bupati Zaki: Keluarga Adalah Tonggak Pertama Cegah Terjadinya Stunting
Setelah aksi pembunuhan, pelaku yang tidak menyadari kehadiran beberapa warga yang tidak ikut menonton pertandingan sepakbola, keluar dari rumah korban. Ia sempat berteriak menghalangi warga yang ingin ikut campur.
Pelaku kabur dari tempat kejadian dan membuang pisau berlumuran darah ke dalam saluran air tidak jauh dari rumah korban.
Dikatakan Ahmad Satiri, pelaku Edy Rinaldi sehari-hari tinggal bersama istrinya di rumah kontrakan yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban.
Warga sekitar mengenal pelaku sebagai sosok pendiam dan ramah. Karena itu, warga tak menyangka bila pelaku tega melakukan tindakan begitu keji.
"Orangnya memang agak pendiam, tapi baik. Ketemu saya selalu menegur gitu. Nggak neko-neko orangnya," paparnya.
Kapolsek Tebet, Kompol Jamalinus Nababan, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan di RT 010/010 Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Peristiwa terjadi pada hari Sabtu, 26 Agustus 2023 pukul 19.30 WIB. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









