Cari Rombongan Jurnalis Hilang hingga Pulau Sertung, Tim SAR Terhalang Abu Gunung Anak Krakatau

AKURAT JAKARTA — Upaya pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda kembali diuji oleh kondisi alam.
Memasuki hari keempat pencarian pada Jumat (11/9/2026), tim SAR gabungan mengarahkan penyisiran ke sekitar Pulau Sertung, namun terhalang oleh tebalnya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Hujan abu vulkanik menutupi seluruh kawasan Pulau Sertung dan membuat jarak pandang di lokasi menyusut drastis hingga tersisa 10 sampai 20 meter.
Baca Juga: Bukan Sekadar Festival, Synchronize Fest 2026 Jadi Ajang Reuni Lintas Generasi Musik Indonesia
Kondisi ekstrem tersebut menyulitkan petugas untuk merapat dan memeriksa area pulau secara optimal.
Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara yang memimpin operasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Bakauheni menyampaikan bahwa timnya bergerak menuju titik yang diduga berkaitan dengan komunikasi terakhir para korban.
"Untuk tim RIB 02 Bakauheni Lampung, yang diduga posisi saat pengambilan foto terakhir yang dikirim oleh istrinya, kami berada di sekitar posisi tersebut," kata Rezie dalam laporan langsung dari perairan Selat Sunda, Jumat (11/9/2026).
Rezie menambahkan bahwa kawasan kepulauan Krakatau saat tim tiba tertutup kabut tebal dan asap vulkanis.
"Untuk sekitar Krakatau diselimuti oleh kabut dan asap. Kami menyisir di sekitar depan Pulau Sertung yang diduga mungkin atas laporan ada tanda-tanda," ujarnya.
Penyisiran ke Pulau Sertung dilakukan setelah pihak keluarga korban menyampaikan aspirasi kepada petugas serta Gubernur Banten Andra Soni di Posko SAR Marina Carita, Pandeglang.
Desi Purnama, istri jurnalis LKBN Antara M Bagus Khoirunnas, meminta fokus pencarian diarahkan ke Pulau Sertung berdasar pada petunjuk komunikasi terakhir yang mengindikasikan rombongan sempat berencana menuju atau berada di sekitar pulau tersebut.
Menindaklanjuti permohonan tersebut, tim SAR langsung menerjunkan armada untuk melakukan pemantauan visual. Namun, saat kapal RIB 02 Bakauheni mendekat, jarak pandang yang sangat terbatas akibat paparan abu vulkanik memaksa tim SAR ekstra hati-hati dalam menjalankan operasi pencarian.
"Posisi kami sudah berada di sekitaran perairan depan Pulau Sertung dengan kondisi area pulau sudah tertutupi semua dengan abu vulkanik," pungkas Rezie.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

