Jakarta

Gubernur Pramono Kunjungi Rumah Duka 2 Korban Kerusuhan Demo DPR di Pejompongan

Laode Akbar | 28 Agustus 2026, 20:29 WIB
Gubernur Pramono Kunjungi Rumah Duka 2 Korban Kerusuhan Demo DPR di Pejompongan
Gubernur Pramono mengunjungi rumah duka korban tewas kericuhan demo DPR di Pejompongan, Jakarta Pusat. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengunjungi rumah duka dua korban kerusuhan buntut demo DPR di kawasan Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/8/2026).

Korban pertama yaitu Bambang Setiawan (59), lansia yang tewas dipukuli massa aksi. Kedua yaitu Faturrohman (18), pelajar yang dipukuli oleh oknum aparat.

Kedua korban tersebut tinggal di satu gang yang sama di kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta di lokasi, Pramono datang bersama jajarannya sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga: Kerusuhan Demo DPR RI Makan Korban, Lansia Penjual Cermin Meninggal di Pejompongan, Keluarga Ungkap Kronologinya

Dalam kesempatan tersebut, politikus PDIP itu mengenakan pakaian dan peci berwarna hitam. Turut didampingi Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin.

Pertama, ia menyambangi rumah duka keluarga korban tewas, Bambang Setiawan. Pramono pun sempat berbincang dengan keluarga korban.

Selanjutnya, ia pun menyambangi rumah korban pemukulan oknum aparat, Faturrohman, yang tak jauh dari rumah korban sebelumnya.

Usai menyambangi kedua rumah korban, mantan Sekretaris Kabinet RI itu langsung meninggalkan lokasi dan tak memberi pernyataan apapun.

Diketahui, kericuhan aksi demonstrasi DPR yang terjadi di kawasan Jalan Pejompongan Raya, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam, mengakibatkan sejumlah warga menjadi korban.

Baca Juga: Musim Kedua Carlos Pena di Persita, Ahmed Zaki Targetkan Performa Lebih Stabil

Salah satunya Faturrohman (18), seorang pelajar. Ia mengaku mengalami kekerasan oleh sejumlah oknum polisi setelah kerumunan massa masuk ke gang permukiman tempatnya berada. Saat kejadian, ia menyebut sedang berdiri di dalam gang.

"Yang rusuh-rusuh itu masuk ke dalam gang sini. Setelah itu ngedorong saya sampai jatuh, kemudian intel-intel juga masuk ke sini dan menarik saya," kata Faturrohman saat ditemui wartawan, Jumat (28/8/2026).

Sementara itu, seorang lansia penjual cermin di pinggir Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat bernama Bambang Setiawan (59), juga menjadi korban tewas akibat kericuhan tersebut.

Baca Juga: Prediksi Skor Liverpool vs Nottingham Forest di Premier League, 29 Agustus 2026: Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?

Saat ini, jenazah Bambang pun telah dimakamkan di TPU Kemanggisan usai sempat disemayamkan sesaat di kediamannya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.