Jakarta

Baku Tembak di Lampung Utara, Buron Kasus Narkoba Tewas dan 3 Polisi Terluka

Yusuf Doank | 26 Agustus 2026, 11:49 WIB
Baku Tembak di Lampung Utara, Buron Kasus Narkoba Tewas dan 3 Polisi Terluka
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA – Pria berinisial PHP (30), DPO kasus narkotika, tewas usai terlibat baku tembak dengan aparat kepolisian.

Lokasinya di Lampung Utara, Selasa (25/8/2026) dini hari. Tiga anggota polisi menderita luka-luka dalam insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan peristiwa baku tembak yang terjadi di kawasan Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, sekitar pukul 02.45 WIB.

Baca Juga: Sisa 5 Hari Lagi! Pemutihan Pajak Kendaraan di DKI Jakarta Segera Berakhir, Cek Syarat dan Cara Bayar Lewat HP

"Benar, terjadi penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara. Dalam proses penindakan terjadi perlawanan menggunakan senjata api sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur," kata Yuni saat dihubungi dari Bandarlampung, Selasa (25/8/2026).

Yuni menjelaskan, insiden bermula saat petugas menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan senjata api di lokasi acara hiburan musik.

Saat hendak diamankan, tersangka melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah petugas.

Baku tembak tak terelakkan hingga menyebabkan tersangka PHP tewas di tempat.

Sementara itu, tiga anggota polisi yang tertembak langsung dilarikan ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi untuk mendapat perawatan medis.

Anggota berinisial AA: Mengalami luka tembak pada kaki kanan.

Anggota berinisial AAC: Mengalami luka gores pada bagian pelipis.

Anggota berinisial BA: Mengalami luka tembak di bagian perut dan dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandarlampung, untuk penanganan intensif.

Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver warna krom gagang cokelat, dua butir amunisi kaliber 9 mm, serta tiga selongsong peluru.

PHP tercatat sebagai DPO Satresnarkoba Polres Lampung Utara yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran senjata api ilegal.

Pihak kepolisian masih terus mendalami asal-usul senjata api serta kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y