Jakarta

Update Korban Longsor Sampah TPST Bantargebang Pagi Ini: 7 Meninggal Dunia, 6 Luka-luka

M Rahman Akurat | 10 Maret 2026, 07:55 WIB
Update Korban Longsor Sampah TPST Bantargebang Pagi Ini: 7 Meninggal Dunia, 6 Luka-luka
Proses pencarian korban longsor sampah di TPST Bantargebang

AKURAT JAKARTA – Proses pencarian korban musibah longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi dinyatakan berakhir pada Senin malam (9/3/2026).

Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi seluruh korban dari timbunan sampah. Total ada 13 Korban. 7 meninggal dunia, 6 luka-luka.

Berdasarkan data terbaru dari Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, total korban dalam insiden maut ini berjumlah 13 orang.

Baca Juga: Gebrakan Mesin 2NR-VE pada Toyota Rush 2026 Hadirkan Performa Responsif dan Efisiensi BBM yang Siap Bikin Kompetitor Minder

"Dari total 13 korban, enam orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara tujuh orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kombes Henik kepada media, Selasa (10/3/2026).

Jenazah terakhir ditemukan oleh Tim SAR Batalyon D Pelopor pada Senin pukul 23.26 WIB. Seluruh jenazah korban meninggal kini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi medis.

Pihak kepolisian telah merilis inisial tujuh korban jiwa yang tertimbun longsoran sampah tersebut, di antaranya: EW (25) pemilik warung di lokasi, S (60) pemilik warung, DS sopir truk asal Karawang, IS – Sopir truk, JS (38), H dan R.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Gunungan sampah di area TPST tiba-tiba runtuh secara mendadak dan menimbun area di bawahnya, termasuk warung warga dan beberapa truk sampah yang sedang beroperasi.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Kejari Kabupaten Tangerang, Tekankan Sinergi Penegakan Hukum

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo, menjelaskan bahwa saksi di lokasi sempat mendengar teriakan warga sebelum melihat massa sampah menutup akses jalan dan bangunan di sekitarnya.

"Saksi mendengar teriakan warga mengenai adanya longsor, kemudian melihat gunungan sampah tiba-tiba runtuh menutup jalan serta menimpa warung dan beberapa truk sampah," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo, dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Informasi longsor sampah Bantargebang ini tersebar cepat melalui grup komunikasi keamanan TPST sehingga petugas segera menuju lokasi. Pihak kepolisian dari Polsek Bantargebang bergegas ke lokasi setelah menerima informasi tersebut.

Hingga Selasa dini hari, personel Brimob dan Tim SAR gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif pasca-evakuasi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.