Jakarta

Jonathan Frizzy Punya Peran Aktif Terkait Dugaan Kasus Penyalahgunaan Obat Keras Vape

Titania Isnaenin | 5 Mei 2025, 20:01 WIB
Jonathan Frizzy Punya Peran Aktif Terkait Dugaan Kasus Penyalahgunaan Obat Keras Vape

 

AKURAT JAKARTA - Terlibat kasus penyalahgunaan narkoba, polisi ungkap peran Jonathan Frizzy bersama tiga tersangka lain.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald FC Sipayung dalam konferensi persnya menyebut bahwa JF berperan aktif dalam penyelundupan.

"Tersangka JF menghubungi ESD untuk membeli catridge pod berisi likuid yang mengandung etomidate," ujarnya.

Baca Juga: Tak Tunjukan Sikap Penyesalan Selama Persidangan, Agus Buntung Dituntut 12 Tahun Penjara 

JF alias Jonathan Frizzy alias Ijonk itu juga menyediakan kurir khusus untuk menjemput vape obat keras yang dibawa BTR langsung dari Malaysia.

"JF sebagai orang yang mempersiapkan, memonitor dan memfasilitasi penjemputan catridge berisi likuid yang mengandung etomidate," jelasnya lagi.

Adapun dalam pelaksanaannya, polisi mengungkap bahwa JF aktif berkoordinasi dengan tersangka dengan membuat grup WhatsApp yang beranggotakan 4 orang, JF, ER, BTR dan EDS.

Baca Juga: Polisi Tangkap Artis JF Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Etomidate

Grup tersebut diberi nama "berangkat" yang khusus digunakan untuk mengatur pengiriman barang narkoba tersebut dari Malaysia.

"Digrup ini dibahas proses membawa dan mengatur agar zat ini dibawa ke Jakarta, disiapkan tiket keberangkatan dari Jakarta ke Malaysia," ungkap Ronald.

Tak hanya proses pengiriman saja, JF juga terlibat dalam memberikan informasi terkait penginapan disalah satu hotel di Kuala Lumpur.

Baca Juga: Kapan Gaji ke-13 Cair? Simak Jadwal dan Besarannya Disini

Bahkan menjadi pengontrol hal krusial terkait masuknya zat etomidate yang sempat diperiksa oleh BC.

"Di grup itu JF juga memberikan info tempat penginapan dan hotel di Kuala Lumpur dan proses membawa ke Jakarta," katanya.

"JF juga melakukan pengawasan dan pengontrolan, karena diawal masuknya barang ini sempat dilakukan pemeriksaan kleh BC dan ada komunikasi-komunikasi dalam grup bahwa barang ini akan diurus sehingga bisa dikeluarkan," sambungnya lagi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.