Jakarta

Ibunda Zara Yupita Azra Balik Menyerang, Tuding Orang Tua Dokter Aulia Risma yang Tolak Autopsi Anaknya

Zainal Abidin | 26 April 2025, 18:30 WIB
Ibunda Zara Yupita Azra Balik Menyerang, Tuding Orang Tua Dokter Aulia Risma yang Tolak Autopsi Anaknya

AKURAT JAKARTA - Kasus Zara Yupita Azra, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip), semakin memanas.

Di tengah status tersangka yang disematkan kepadanya dalam kasus bullying terhadap dokter Aulia Risma Lestari, ibunda Zara Yupita Azra terus memberikan pembelaan keras.

Sang ibu menegaskan bahwa putrinya bukanlah pelaku utama dalam kasus tragis tersebut.

Baca Juga: Tak Terima Diselingkuhi, Seorang Pria Tega Habisi Nyawa Istri dan Selingkuhannya di Sebuah Kamar Kos di Bangkalan

Melalui akun Facebook pribadinya yang bernama Pipit Devitri, ibu Zara Yupita Azra justru melontarkan kecurigaan terhadap pihak keluarga mendiang Aulia.

Ia mempertanyakan alasan orang tua dokter Aulia yang menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah putrinya.

"Coba tanyakan ke orang tuanya kenapa menolak autopsi, tapi malah menuduh," tulis Pipit Devitri, dikutip pada Sabtu, 26 April 2025.

Baca Juga: Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Honorer Tenaga Ahli DPRD Jakarta Tidak Hadir Saat Forum Internal untuk Mediasi, Kuasa Hukum Korban Sangat Kecewa

Lebih lanjut, Pipit mengungkapkan bahwa kematian dokter Aulia telah memicu ketegangan antara Kementerian Kesehatan dan Universitas Diponegoro.

Ia pun menilai, dalam sengketa antarinstitusi tersebut, justru anak-anak didik seperti Zara yang menjadi korban tuduhan tanpa bukti kuat.

"Jangan sampai perselisihan dua institusi antara Kemenkes dan universita menimbulkan korban anak didik yang tidak bersalah," tegasnya dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: 20 Remaja Ditangkap Polisi Buntut Tawuran di Jalan Otista Raya Jaktim

Sementara itu, meski sudah menyandang status tersangka, Zara Yupita Azra tetap diizinkan untuk mengikuti Ujian Komprehensif Lisan Nasional sebagai bagian dari ujian kompetensi nasional bagi dokter spesialis.

Menariknya, Zara dinyatakan lulus dalam waktu yang tergolong cepat, walaupun proses hukum yang menjeratnya masih berjalan.

Fakta ini pun semakin menjadi sorotan di tengah polemik yang belum juga menemukan titik terang.

Baca Juga: Nana Tega Bunuh Teman Gara-gara Acuh Saat Ngobrol, Mayatnya Dimasukan Karung Lalu Dibuang

Kasus Zara Yupita Azra ini terus berkembang dan menarik perhatian publik. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.