Jakarta

Efek Dahsyat Gempa Bumi Myanmar-Thailand, Gedung 30 Lantai Runtuh, 16 Orang Tewas

Titania Isnaenin | 28 Maret 2025, 21:58 WIB
Efek Dahsyat Gempa Bumi Myanmar-Thailand, Gedung 30 Lantai Runtuh, 16 Orang Tewas

 

AKURAT JAKARTA- Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 telah mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025).

Gempa tersebut setidaknya menyebabkan kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa, baik yang terjadi di Myanmar maupun di Thailand.

Menurut laporan New York Times, setidaknya 16 orang dikabarkan tewas.

13 orang tewas di Myanmar dan 3 orang di Thailand serta lebih dari 200 orang dilaporkan terluka di Myanmar.

Baca Juga: Sebut Punya Anak Dari Ridwan Kamil, Lisa Mariana Tantang Tes DNA Hingga Ancam Buka Data Rumah Sakit, Netizen: Terus Mau Apa?

Menurut informasi dari berbagai sumber, pusat gempa terjadi di dekat Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, sekitar pukul 12.50 waktu setempat.

Pada kejadian itu, gempa mengguncang Myanmar dengan magnitudo 7,7.

Tak lama berselang, gempa susulan terjadi berkekuatan sama besar yakni 6,4 skala Richter.

Baca Juga: Vokal Beberkan Isu Perselingkuhannya dengan Ridwan Kamil, LM Akui Tak Peduli Jika Dirinya Disebut Ani-ani

Gempa ini tentu berdampak pada negara tetangga lainnya seperti Bangladeh dan Vietnam.

Di Bangkok sendiri, gempa menyebabkan sebuah gedung pencakar langit setinggi 30 lantai runtuh.

Kabarnya gedung tersebut sedang dalam tahap pembangunan untuk nantinya digunakan sebagai kantor auditor jenderal yang baru.

Baca Juga: Antisipasi Banjir Rob di Utara Jakarta Selama Libur Lebaran 2025, Wagub Rano Karno: Pasukan Khusus Sudah Standby!

Adapun dengan adanya peristiwa mengerikan semacam ini, Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menyatakan Bangkok sebagai "daerah darurat".

Penduduk bahkan diminta untuk mengungsi dari gedung-gedang tinggi sebagai antisipasi mengatasi gempa susulan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.