Ditengah Isu Blending Minyak Pertamina, Netizen Justru Soroti Aksi DPR RI Gelar Sidak ke SPBU Shell

AKURAT JAKARTA - Sedang viral di media sosial, Anggota Komisi XII DPR RI lakukan sidak ke SPBU swasta untuk mengambil sample minyak RON 92 yang diperjual belikan.
Kabar tersebut pertama kali diketahui dari sebuah tayangan video Youtube Kompas TV.
Dimana anggota DPR RI, Bambang Haryadi justru lakukan tes sample minyak kepada salah satu kompetitor Pertamina.
Melalui akun media sosial X, salah seorang netizen kemudian mempertanyakan aksi DPR yang dinilai konyol.
Baca Juga: Kepulan Asap Selimuti Kilang Pertamina Unit Cilacap, Ada Apa?
Menurut akun tersebut, sidak yang dilakukan anggota komisi XII terkesan dagelan ditengah isu korupsi blending minyak RON 90 menjadi RON 92 milik Pertamina.
"Dagelan, yang ngoplos peramina yang disidak malah Shell," tulis akun @MurthadaOne1.
Meski pada kenyataannya Bambang juga melakukan sidak ke SPBU Pertamina.
Netizen menilai bahwa tindakan tersebut sangat sia-sia dan terlambat untuk dilakukan.
Mengingat periode pengoplosan minyak Peralite ke Pertamax terjadi pada tahun 2018-2023.
"Kejadian 2018-2023 sidaknya 2025. Yang bermasalah Pertamina yang disidak Shell..," tulis akun @staysaferek.
Shell Tolak DPR RI Ambil Sample, Alasan SOP
Mengutip dari informasi tersebut, Bambang Haryadi sempat mendapat penolakan dari pihak SPBU Shell karena ada SOP yang harus dijalankan dan dipatuhi oleh pihak terkait.
Namun, Bambang menambahkan kemungkinan adanya ketentuan yang tidak boleh diketahui oleh para pesaing dagangnya termasuk Pertamina.
"Tuh kan, dia aja in kayak Shell ada punya prosedurnya sendiri, kita juga gak bisa tabrak karena mungkin disitu ada ketentuan yang tidak boleh diketahui oleh saingan dagangnya kayak Pertamina, Vivo, dan lain-lain," kata dia.
Pasalnya, berdasarkan informasi yang disampaikan, Bambang Haryadi berencana untuk mengambil sampel bensin untuk kemudian diuji ke Lemigas.
Namun ia percaya bahwa setiap SPBU baik swasta dan pemerintah memiliki kualitas yang harus dijaga kerahasiaannya.
"Setiap produk punya kelebihan masing-masing, namanya saingan. Walaupun RON nya sama mereka pasti punya kelebihan nah itu yang dimaksud kemarin penambahan-penambahan zat adiktif itu,"kata dia lagi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





