Tak Hanya Tanah Longsor, Banjir Bandang Dikabarkan Hantam Beberapa Kecamatan di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, Akses ke Kota Hampir Terputus

AKURAT JAKARTA - Bencana tanah longsor di Pekalongan, Jawa Tengah, tewaskan puluhan orang dan belasan korban luka.
Melansir dari akun media sosial Instagram @pekalonganinfo, korban tanah longsor yang menghantam Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan pada Senin (20/1) sekitar pukul 17.30 WIB tersebut menelan 23 korban meninggal dunia dan 13 luka-luka.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan pers mengatakan kejadian tersebut telah menyebabkan dua unit rumah tertimbun serta merusak dua jembatan desa.
Beberapa akses ke sejumlah kota dari 15 titik desa yang terdampak dikabarkan lumpuh total.
Baca Juga: Viral Detik-detik Mobil Menteri Satryo Disoraki Pegawai Saat Keluar Kantor Kemdiktisaintek: Turun!
"Longsor menimbun dua unit rumah dan menyeret beberapa kendaraan yang sedang melintas di wilayah tersebut," tulis keterangan BPBD.
Sementara itu, tim gabungan masih melakukan pencarian korban.
Menurut update dari laporan akun media sosial X @jateng_twit sebanyak 9 korban masih dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.
Korban luka-luka juga telah dirujuk ke Puskesmas dan RSUD terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Banjir Bandang Terjang Sejumlah Titik di Pekalongan
Tak hanya tanah longsor,
BNPB juga melaporkan bahwa banjir bandang juga menerjang wilayah tersebut pasca hujan deras.
Dari laporan akun media sosial X Kwartir Daerah Pramuka Jawa Tengah, banjir di Kabupaten Pekalongan terjadi di beberapa kecamatan seperti Kandangserang, Paninggaran, Lebakbarang, Petungkriyono, Kedungwuni, dan Wonopringgo.
Namun pihaknya merilis lokasi paling parah terdampaknya banjir bandang dan tanah longsor adalah Kecamatan Petungkriyono.
“Lokasi paling parah kecamatan Petungkriyono, longsor menimpa desa Kasimpar,” tulisnya.
Sementara itu, update dari akun media sosial X Info Jateng, berdasarkan informasi dari BPBD Jawa Tengah dan Pusdalops Kab. Pekalongan, banjir bandang telah berdampak di 14 desa yang tersebar di 4 Kecamatan.
Berikut rinciannya:
a. Petungkriyono (1 Desa)
- Ds. Kayupuring
b. Doro (1 Desa)
- Ds. Larikan
c. Lebakbarang (1 Desa)
- Ds. Bantarkulon
d. Talun (1 Desa)
- Ds. Krompeng
e.Karanganyar (2 Desa)
- Ds. Lolong
- Ds. Kutosari
f. Kedungwuni (5 Desa)
- Ds. Pakis Putih
- Kel. Kedungwuni Timur
- Kel. Kedung Patangewu
- Ds. Paesan
- Kel. Kedungwuni Barat
g. Wonopringgo (1 Desa)
- Ds. Galang Pengampon
h. Wiradesa (1 Desa)
- Ds. Pencongan
i. Tirto (1 Desa)
- Ds. Pacar. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


