Jakarta

Tak Hanya Tanah Longsor, Banjir Bandang Dikabarkan Hantam Beberapa Kecamatan di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, Akses ke Kota Hampir Terputus

Titania Isnaenin | 21 Januari 2025, 21:30 WIB
Tak Hanya Tanah Longsor, Banjir Bandang Dikabarkan Hantam Beberapa Kecamatan di  Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, Akses ke Kota Hampir Terputus

 

AKURAT JAKARTA - Bencana tanah longsor di Pekalongan, Jawa Tengah, tewaskan puluhan orang dan belasan korban luka.

Melansir dari akun media sosial Instagram @pekalonganinfo, korban tanah longsor yang menghantam Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan pada Senin (20/1) sekitar pukul 17.30 WIB tersebut menelan 23 korban meninggal dunia dan 13 luka-luka. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan pers mengatakan kejadian tersebut telah menyebabkan dua unit rumah tertimbun serta merusak dua jembatan desa.

Beberapa akses ke sejumlah kota dari 15 titik desa yang terdampak dikabarkan lumpuh total. 

Baca Juga: Viral Detik-detik Mobil Menteri Satryo Disoraki Pegawai Saat Keluar Kantor Kemdiktisaintek: Turun!

"Longsor menimbun dua unit rumah dan menyeret beberapa kendaraan yang sedang melintas di wilayah tersebut," tulis keterangan BPBD.

Sementara itu, tim gabungan masih melakukan pencarian korban.

Menurut update dari laporan akun media sosial X @jateng_twit sebanyak 9 korban masih dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian. 

Korban luka-luka juga telah dirujuk ke Puskesmas dan RSUD terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Titik di Pekalongan

Tak hanya tanah longsor,
BNPB juga melaporkan bahwa banjir bandang juga menerjang wilayah tersebut pasca hujan deras.

Dari laporan akun media sosial X Kwartir Daerah Pramuka Jawa Tengah, banjir di Kabupaten Pekalongan terjadi di beberapa kecamatan seperti Kandangserang, Paninggaran, Lebakbarang, Petungkriyono, Kedungwuni, dan Wonopringgo.

Namun pihaknya merilis lokasi paling parah terdampaknya banjir bandang dan tanah longsor adalah Kecamatan Petungkriyono.

“Lokasi paling parah kecamatan Petungkriyono, longsor menimpa desa Kasimpar,” tulisnya.

Sementara itu, update dari akun media sosial X Info Jateng, berdasarkan informasi dari BPBD Jawa Tengah dan Pusdalops Kab. Pekalongan, banjir bandang telah berdampak di 14 desa yang tersebar di 4 Kecamatan.

Berikut rinciannya:

 

a. Petungkriyono (1 Desa)

   - Ds. Kayupuring

b. Doro (1 Desa)

   - Ds. Larikan

c. Lebakbarang (1 Desa)

   - Ds. Bantarkulon

d. Talun (1 Desa)

   - Ds. Krompeng

e.Karanganyar (2 Desa)

   - Ds. Lolong

   - Ds. Kutosari

f. Kedungwuni (5 Desa)

   - Ds. Pakis Putih

   - Kel. Kedungwuni Timur

   - Kel. Kedung Patangewu

   - Ds. Paesan

   - Kel. Kedungwuni Barat

g. Wonopringgo (1 Desa)

   - Ds. Galang Pengampon

h. Wiradesa (1 Desa)

   - Ds. Pencongan

i. Tirto (1 Desa)

   - Ds. Pacar. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.