Jakarta

Terkait Insiden Penembakan oleh Oknum Polisi yang Tewaskan Siswa SMK Semarang, Kapolrestabes Semarang: Korban Terlibat Tawuran

Saeful Anwar | 26 November 2024, 11:25 WIB
Terkait Insiden Penembakan oleh Oknum Polisi yang Tewaskan Siswa SMK Semarang, Kapolrestabes Semarang: Korban Terlibat Tawuran


AKURAT JAKARTA - Dugaan kasus penembakan yang menewaskan siswa SMK 4 Semarang menemui babak baru.

Pelaku penembakan siswa bernama Gamma Rizkynata Oktafandy yang berusia 17 tahun itu diduga oknum polisi.

Diketahui korban mengalami luka bagian pinggul hingga merenggut nyawanya.

Baca Juga: Gagal Tawuran, Pelajar di Jakbar Diamankan Polisi Keadapatan Bawa Celurit

Menanggapi hal tersebut Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar turut buka suara.

Menurutnya penembakan tersebut berkaitan dengan adanya aksi tawuran antar geng di Semarang Barat.

"Peristiwa ketiga yang terjadi di Semarang Barat itu kita melakukan pemeriksaan terhadap 12 anak-anak yang terlibat, 4 diantaranya sudah kita tetapkan sebagai tersangka," terang Kombes Pol Irwan.

Baca Juga: Legislator Golkar Alia Laksono Prihatin Tawuran di Jaktim Telan Korban Jiwa, Minta Pemkot Tindak Tegas

Aksi tawuran yang terjadi melibatkan geng Seroja dan Geng Tanggul Pojok.

Ketika sedang melakukan tawuran, polisi pun datang dan terjadi aksi penembakan tersebut.

"Korban ini kebetulan anggota dari geng Tanggul Pojok yang saat ketika dua gangster ini melakukan tawuran, muncul anggota polisi," kata Kombes Pol Irwan dikutip dari akun X @Jateng_Twit pada Selasa, 26 November 2024.

Diberitakan sebelumnya, kasus penembakan siswa SMK di Semarang hingga tewas tersebut menyita banyak perhatian publik.

Baca Juga: Hendak Tawuran Ketahuan Petugas, Pelajar Nekat Siram Air Keras ke Polisi hingga Luka Bakar di Jakarta Pusat

Dilansir dari akun X @mdy_asmara1701 membagikan kronologi kejadian penembakan siswa SMK di Semarang hingga tewas.

Korban penembakan tersebut merupakan siswa SMK 4 Semarang berinisial GRO.

Insiden ini diketahui terjadi pada Sabtu (23/11) dini hari.

"Penembakan Terjadi Dini Hari Penembakan terhadap korban GRO terjadi pada dini hari. Informasi yang dihimpun di lapangan, beberapa saksi menyebutkan korban ketika itu bersama satu orang temannya berinisial S, melintas pada Sabtu malam jelang Minggu dini hari," tulis @mdy_asmara1701 dikutip Akurat Jakarta pada Senin (25/11).

Baca Juga: HEBOH! Diduga Korban Tawuran, 7 Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Bekasi, Begini Kronologinya

Sebelum kejadian, kendaraan korban dengan pelaku bersenggolan.

Korban tertembak di pinggulnya sedangkan rekan korban tertembak pada bagian tangan dan selamat.

"Kendaraan Bersenggolan Saat itu, kendaraan yang digunakan korban bersenggolan diduga dengan polisi. Ketika itu, korban ditembak dan mengenai pinggulnya. Sementara kawannya mengalami luka tembak di tangan dan selamat," terangnya.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, namun sayangnya nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Baca Juga: Heru Budi Tegas Akan Cabut Penerima KJP Jika Ketahuan Merokok dan Tawuran

"Dibawa ke IGD RSUP dr Kariadi Korban sempat dirawat beberapa jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi Semarang. Namun sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan,"pungkasnya.

Diduga peluru menembus pinggul korban sehingga tidak bisa diselamatkan.

Berdasarkan informasi, remaja berinisial GRO ini merupakan anak piatu sekaligus siswa berprestasi di sekolahnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.