Jakarta

Walikota Meksiko Ditemukan Tewas Dengan Kepala Terpenggal, Usai Menjabat Kurang Dari Sepekan

Titania Isnaenin | 8 Oktober 2024, 21:14 WIB
Walikota Meksiko Ditemukan Tewas Dengan Kepala Terpenggal, Usai Menjabat Kurang Dari Sepekan

AKURAT JAKARTA - Ngeri, seorang walikota di Meksiko dibunuh dengan cara dipenggal usai menjabat selama kurang dari sepekan.

Walikota bernama Arcos diketahui dilantik sebagai walikota Chilpancingo, Ibu Kota Provinsi Guerrero pada pekan lalu.

Namun nahas, pada Minggu malam, Arcos ditemukan tak bernyawa usai dibunuh dengan kepalanya terpenggal terpisah dari tubuh.

Baca Juga: Baim Wong Tepis Isu Alasan Dirinya Menceraikan Paula Verhoeven Karena Berhijab

Kabar kematiannya ini lantas mendapat perhatian dari seluruh penjuru negeri.

Kepala walikota Alejandro Arcos ditemukan diatas mobil pickup dan sisa tubuhnya berada didalam mobil.

Kejadian mengerikan ini dikabarkan terjadi di area Villas del Roble di wilayah timur Chilpancingo yang dikenal sebagai wilayah perebutan para kartel narkoba. 

Baca Juga: Baim Wong Sebut Alasan Perceraiannya Dengan Paula Verhoeven Karena Sang Istri Selingkuh

Kematian Arcos dengan foto penggalan kepalanya beredar,  membuat banyak warga merasa ketakutan.

Bahkan banyak sekolah yang memutuskan untuk meliburkan kegiatan pembelajaran.

Dan penduduk setempat memilih untuk tidak meninggalkan rumah mereka setelah pukul sembilan malam.

Baca Juga: Baim Wong Gugat Cerai Paula Verhoeven Dan Tuntut Hak Asuh Anak

Menurut informasi, besarnya pengaruh geng narkoba Guerrero membuat ketua umum Partai Revolusioner Institusional, Alejandro Moreno meminta bantuan otoritas federal untuk mengambil alih penyelidikan.

Apalagi kematian Arcos terjadi selang tiga hari pasca penembakkan sekretaris pemerintah kota yang senasib dengan Arcos yakni menjabat kurang lebih 6 hari.

Sementara itu, wilayah Chilpancingo dikenal karena maraknya tindak kriminal yang diperebutkan para kartel narkoba yang telah terjadi bertahun-tahun.

Kematian pejabat publik karena dibunuh para kartel ini bukan kali pertama terjadi.

Setidaknya ada enam kandidat yang mencalonkan diri jadi pejabat publik tewas terbunuh di Guerrero pada musim pemilu tahun ini.

Sementara Arcos adalah walikota ketiga yang dibunuh setelah kematian Salvador Villalva Flores dari Copala dan Acasio Flores Guerrero dari Malinaltepec. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.