Jakarta

Sebut Gibran Lambang Negara, Roy Suryo Tanggapi Santai Usai Dilaporkan Karena Akun Kaskus Fufufafa: Harusnya Belajar Dulu

Titania Isnaenin | 28 September 2024, 16:39 WIB
Sebut Gibran Lambang Negara, Roy Suryo Tanggapi Santai Usai Dilaporkan Karena Akun Kaskus Fufufafa: Harusnya Belajar Dulu

AKURAT JAKARTA - Tak begitu diambil hati ketika dilaporkan ke Bareksrim, Roy Suryo sebut dirinya tak perlu mengeluarkan sikap apapun untuk menanggapi akun kaskus fufufafa.

Menurutnya, ia baru kali ini mendengar pasukan bawah tanah (Pasbata) Jokowi yang melaporkannya atas dugaan penyebaran berita palsu.

Roy Suryo bahkan menganggap bahwa laporan yang dilakukan oleh Pasbata Jokowi itu terdengar lucu.

Baca Juga: Roy Suryo Dilaporkan ke Bareskrim Polri Imbas Akun Kaskus Fufufafa

Lantaran menyebut Gibran Rakabuming Raka sebagai lambang negara.

"Saya belum perlu bersikap apa-apa, Saya baru dengar ada Pasukan Bawah Tanah yang muncul ke atas (tanah) dan bikin laporan lucu tersebut," kata Roy Suryo, Sabtu (28/9).

Bahkan, pakar telematika tersebut meminta kepada Sekjen Pasbata Jokowi, Sri Kuntoro Budiyanto untuk mempelajari kembali terkait lambang negara.

Baca Juga: Tak Hanya Eminem, J Cole Juga Sindir P Diddy Lewat Lagu, Bongkar Rahasia Industri Musik Hollywood

 

“Mestinya belajar dulu, sejak kapan Burung Garuda Pancasila sebagai lambang negara yang asli diganti jadi Calon Wakil Presiden (itu pun belum dilantik) sebagai ‘lambang negara’,” ucap Roy.

Adapun sebelumnya, perwakilan pasukan bawah tanah Jokowi, Sri Kuntoro Budiyanto melaporkan Roy Suryo atas pelanggaran UU ITE ke Bareskrim Polri.

Menurut Budiyanto, statement Roy Suryo mengenai akun kaskus fufufafa adalah 99,9 persen milik Gibran adalah sebuah tuduhan yang mendasar.

Baca Juga: Rocky Gerung Buka Suara Soal Akun Kaskus Fufufafa Jadi Upaya Batalkan Pelantikan Gibran: Justru Itu Novum Alias Bukti Baru

Ia juga mengimbau kepada Roy Suryo agar menghormati wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka sebagai lambang negara.

“Kita terlepas dari Mas Gibran ini, kita tidak mau menyampaikan hal itu kepada Mas Gibran tapi kita punya tanggung jawab karena Mas Gibran ini lambang negara, mau dilantik. Kita sebagai Pasukan Bawah Tanah Jokowi harus siap melindungi,” kata Budiyanto.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.