Jakarta

Agar Tak Dicurigai, Pelaku Sempat Datang Ke Rumah Korban dan Ikut Yasinan, Sisanya Ikut Berbaur Dengan Warga Saat Mayat Korban Ditemukan

Titania Isnaenin | 6 September 2024, 11:42 WIB
Agar Tak Dicurigai, Pelaku Sempat Datang Ke Rumah Korban dan Ikut Yasinan, Sisanya Ikut Berbaur Dengan Warga Saat Mayat Korban Ditemukan

AKURAT JAKARTA - Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan berinisial IS (16) sempat datang ke rumah korban untuk ikut yasinan di malam pertama kematiannya.

Pembunuh Siswi SMP berinisial AA (13) itu mengikuti yasinan agar tak dicurigai sebagai otak pembunuhan dan pemerkosaan korban.

Tak hanya IS, pelaku lain seperti MZ (13), MS(12), AS (12) ketiganya ikut berbaur dengan warga saat mayat AA ditemukan masyarakat setempat.

Baca Juga: Motifnya Sakit Hati Cinta Ditolak, Siswi SMP Dibunuh dan Dirudapaksa 4 Pelaku Dibawah Umur, Ayah Korban: Jangan Tinggalin Ayah Nak!

Namun saat polisi datang, ketiga pelaku kabur dan memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.

Pernyataan ini kemudian dibenarkan oleh Kapolres Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono pada Kamis (5/9)

"Tiga pelaku lainnya ikut berbaur dengan kerumunan saat AA ditemukan. Begitu polisi datang, baru mereka kabur (pulang),"katanya.

Baca Juga: Fakta Siswi SMP Ditemukan Tewas Usai Digilir di Kuburan China, 4 Pelaku Masih Dibawah Umur

Menurut keterangan kepolisian, pelaku pembunuhan Palembang IS menyadari bahwa perbuatan membekap hidup dan mulut korban membuat badan AA lemas dan diduga tidak bernafas.

Hingga pada akhirnya para tersangka melakukan tindakan pemerkosaan kepada korban di dua lokasi berbeda.

"Tersangka menyadari saat itu akibat tindakan tersebut, korban lemas dan diduga tidak bernafas dan melakukan perbuatan pencabulan" 

Baca Juga: Siap-siap! Merk Kendaraan Ini Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Oktober 2024

Mirisnya, para pelaku awalnya merencanakan untuk merudapaksa korban namun kejadian tak terduga membuat AA kehilangan nyawanya.

Keempatnya bahkan sempat berkumpul dirumah IS untuk membahas mengenai rencana mereka.

"Mereka memang sudah berniat melakukan rudapaksa (pemerkosaan) terhadap korban. Namun tanpa disadari (pelaku), tindakan tersebut berakibat fatal yang menyebabkan kematian korban," ungkapnya.

Baca Juga: Keji! Siswi SMP Ini Ditemukan Tewas Tergeletak di Semak-semak, Usai Dirudapaksa Temannya Sendiri

Adapun motif merudapksa korban selain IS sakit hati, polisi juga menemukan sejumlah video porno yang ada di HP milik pelaku utama.

Dan diduga memunculkan nafsu birahi IS.

"Kami telah menyita bukti yang ditemukan di HP milik pelaku. Ditemukan beberapa video cabul  yang telah dikumpulkan IS" tutur Kapolrestabes Kombes Harryo Sugihhartono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.