Undip Buka Suara Soal Dugaan Bullying di PPDS, Netizen Minta Usut Tuntas Pelaku Senioritas

AKURAT JAKARTA - Usai viralnya kasus bullying yang mencatut nama mahasiswi PPDS hingga bunuh diri, Aulia Risma Lestari, kini Undip buka suara.
Undip selaku lembaga pendidikan dimana Almarhumah Aulia Risma Lestari menempuh PPDS Anestesi, menepis tuduhan tersebut dengan menggelar sebuah webinar.
Salah satu akun media sosial X @dhemit-is** mengunggah ulang poster webinar itu yang digelar kemarin, Minggu (18/8) malam.
"Alhamdulillah @undip merespon agar kedepannya tidak ada bullying Dokter PPDS
Dan beberapa Dokter DM kami juga bersyukur karena kedepannya akan lebih baik." Cuitnya dikutip Senin (19/8).
Baca Juga: Netizen Ramai Kecam Aksi Hisap Pisang Dalam Ajang Lomba Perayaan 17 Agustus, Netizen: Tak Bermoral!
Webinar dengan topik "Merdeka dari perundungan dalam pendidikan dokter Spesialis : Zero Bullying" tersebut mendapat respon dari warganet.
Namun, meski telah buka suara dengan menerbitkan rilis dan juga webinar.
Beberapa dari warganet menyayangkan respon adanya dugaan Bullying tersebut hanya sebatas mengadakan diskusi.
Dimana menurut mereka, dugaan bullying yang telah mencatut nama instansi tersebut seharusnya direspon dengan cepat dan tanggap melalui pengusutan pelaku senioritas yang menimpa ARL.
Beserta pemberian sanksi bagi pelaku senioritas.
"Merespon dgn statemen dan slogan?" Tulis akun @bawono**
"Udah diusut belum pelakunya??" Timpal @soundwrd*
Baca Juga: Semakin Ngawur, Netizen Kaget Ada Dokter Residen Diminta Cuci Pakaian Dalam Senior
"Buat apa bikin webinar klu ga ad pernyataan berduka dan akan mengusut tuntas"
"kedepan!!..yakin?? untuk yg sdh terjadi apakah ad pembenahan dan sanksi thd pelaku??" Timpal akun lainnya lagi oleh @dewa**
Meski begitu, netizen lain juga telah merespon webinar tersebut dengan tanggapan positif.
Baca Juga: Seorang Dokter Obsgyn Bagikan Cerita Bocah SD 10 Tahun Gemar Tidur Bareng Pasangan
"Semoga bukan hanya slogan. Kedepan program2 baik ini perlu aturan di bawah pengawasan Kemenkes bukan senioritasan" komen akun @iwanprawir**
"Tapi tetap harus dikawal yang mulia, kalo tidak hanya slogan & statement saja. Realitanya tetap berjalan" balas @WRizkiar**
Bagaimana menurutmu? (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







