Jakarta

Utang Segunung Bisa Lunas dengan Baca Doa Ini, Gus Iqdam: Jangan Meremehkan Gusti Allah!

Ainun Kusumaningrum | 25 Februari 2024, 10:29 WIB
Utang Segunung Bisa Lunas dengan Baca Doa Ini, Gus Iqdam: Jangan Meremehkan Gusti Allah!

AKURAT JAKARTA - Menjalankan ibadah di malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan salah satunya doa yang diijabah.

Demikian disampaikan Gus Iqdam dikutip dari chanel Gus Iqdam Official.

"Sampean gelem sholat, kamu mau mujahadah, kamu mau qiyamul lail, kamu mau sholat tahajud, itu bagi Allah lebih utama dari ibadah selama 400 tahun," katanya.

Baca Juga: Orang yang Melakukan Sholat Tahajud Bisa Mensyafaati Keluarganya, Kata Gus Iqdam

Selain itu, keutamaan lain malam Nisfu Syaban adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Doa akan lebih mudah terkabul.

Setelah beribadah, umat Islam sangat dianjurkan untuk berdoa.

Bagi yang punya utang berdoalah agar bisa melunasi, yang punya masalah memohon agar cepat terselesaikan.

Baca Juga: Menurut Gus Iqdam Ada Golongan Orang yang Hidupnya Tersiksa dan Tidak Pernah Merasa Bahagia

Gus Iqdam mengingatkan jamaah untuk mau beribadah, berpikir yakin, mantap dan tidak ragu.

"Gus kalau punya utang segunung bisa lunas apa tidak? Jangan meremehkan Gusti Allah. Dunia seisinya itu milik Allah. Gampang semua," kata Gus Iqdam.

Gus Iqdam pun menyampaikan segala apapun bisa diselesaikan selama memohon kepada Allah, termasuk masalah utang.

Sebab di malam inilah, doa apapun yang dipanjatkan tidak akan ditolak oleh Allah.

"Punya masalah banyak, sowan Njenengan juga tidak selesai. Maka mintalah kepada Allah. Malam Nisfu Sya'ban, doanya tidak akan ditolak oleh Allah SWT".

Maka dari itu, bagi yang memiliki utang, maka bisa baca doa ini di malam nisfu Sya'ban:

"Allahumma robbas-samaawaatis sab'i wa robbal 'arsyil 'azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon. A'udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih.

Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba'daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi 'annad-dainaa wa aghninaa minal faqri."

Artinya: "Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai 'Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur'an).

Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah). Ya Allah, Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu.

Engkaulah yang terakhir, setelah-Mu tidak ada sesuatu. Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atas-Mu.

Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu. Lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran." (HR. Muslim no. 2713). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.