Cerita Masa Kecil Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati Cirebon dan Penemuan Buku yang Ditulis dengan Tinta Emas

AKURAT JAKARTA - Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati adalah salah satu anggota dari wali songo.
Banyak naskah dan juga catatan sejarah yang menceritakan perjalanan hidup Sunan Gunung Jati.
Sunan Gunung Jati sejak masih kecil sudah menjadi seorang yatim, karena sang ayah meninggal dunia saat ia masih kecil.
Ketika masih kecil, Sunan Gunung Jati memiliki kebiasaan yang aneh dan tidak lazim dengan anak lain yang seusianya.
Sunan Gunung Jati kecil menghabiskan waktunya untuk membaca kitab-kitab yang ada di perpustakaan kerajaan.
Tidak seperti anak kecil seusianya yang pasti akan menghabiskan waktunya untuk bermain.
Sunan Gunung Jati adalah putra dari Nyimas Rara Santang yang dinikahi penguasa Mesir yaitu Syarif Hud.
Dikisahkan, dua kakak beradik Nyimas Rara Santang dan Pangeran Walang Sungsang pergi melakukan perjalanan.
Mereka berdua menjalankan perintah gurunya Syekh Datuk Kahfi untuk melaksanakan ibadah haji ke Makkah.
Singkat cerita Nyimas Rara Santang dan Pangeran Walang Sungsang sudah sampai ke Makkah.
Kedua kakak beradik ini telah selesai melaksanakan ibadah haji.
Dan setelah selesai melaksanakan semua rukun ibadah haji mereka berdua harus terpisah.
Pangeran Walang Sungsang pulang ke tanah Jawa, sementara Nyimas Rara Santang harus menetap di Mesir.
Pasalnya, Nyimas Rara Santang dapatkan petunjuk dalam mimpinya, ia harus tinggal di Mesir.
Dari mimpinya juga, ia dapatkan isyarat bahwa ia harus menikah dengan Raja Bani Ismailiyah, yaitu Syarif Hud.
Dikisahkan dalam naskah Mertasinga bahwa Nyimas Rara Santang akhirnya memiliki keturunan dua orang putra.
Putra yang pertama bernama Syarif Hidayatullah yang kelak dikenal dengan Sunan Gunung Jati. Sedang putra keduanya yaitu Syarif Nurullah.
Kedua putra Nyimas Rara Santang ini tidak berbeda jauh usianya.
Hanya berbeda satu tahun saja selisih usia antara Sunan Gunung Jati dan Syarif Nurullah.
Rasa suka cita dalam hati Nyimas Rara Santang memiliki dua putra, harus sirna dengan kabar suaminya meninggal dunia.
Sunan Gunung Jati dan Syarif Nurullah pun harus menjadi yatim pada waktu mereka masih sangat kecil.
Sunan Gunung Jati kecil menghabiskan waktunya untuk membaca kitab-kitab yang berada di perpustakaan kerajaan.
Berbagai ilmu Sunan Gunung Jati pelajari dari kitab kitab yang ia baca, hingga pada suatu hari dia menemukan sebuah kitab.
Kitab ini lain dari yang lain, kitab ini bertuliskan tinta emas, yang di dalamnya bercerita tentang Nabi Muhammad SAW.
Dalam kitab ini dituliskan bagaimana Nabi Muhammad SAW bisa bertemu dengan nabi terdahulunya yang sudah lama tiada.
Hal inilah yang membuat Sunan Gunung Jati bertekad untuk bisa bertemu dengan kakek buyutnya, yaitu Nabi Muhammad SAW.
Dari kitab yang Sunan Gunung Jati pelajari ini, ia yakin walaupun Nabi Muhammad SAW telah tiada, dengan kehendak Allah semuanya tidak ada yang tidak mungkin.
Sunan Gunung Jati yakin akan dapat berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW, hingga ia bertekad untuk mengembara. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya

