Mitologi Legenda Nyi Mas Melati dan Asal Usul Kampung Rawa Bokor di Perbatasan Jakarta dengan Tangerang

AKURAT JAKARTA - Kampung Rawa Bokor merupakan daerah perbatasan antara Kota Jakarta dan Tangerang.
Meski masuk dalam wilayah Tangerang, Rawa Bokor berada di sekitaran wilayah Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Tepatnya, Kampung Rawa Bokor berada di Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Rawa Bokor menjadi satu tempat yang ramai bila dibandingkan dengan daerah lainnya yang berada di sekitaran bandara.
Berikut asal usul dan mitologi yang ada di Kampung Rawa Bokor dilansir Akurat Jakarta dari akun Facebook @About Tangerang.
Muncul sebuah bokor (Cawan atau mangkuk) yang berwarna emas kencana di sebuah rawa.
"Dulu disini ada rawa, pada suatu ketika di tengah rawa itu muncul bokor emas,” kata Ketua RT 04/01 Rawa Bokor.
Menurut Burhanudin, munculnya Bokor Emas itu di tengah rawa merupakan hasil pertapaan Nyi Mas Melati.
"Cerita orang terdahulu yang saya tahu, Nyi Mas Melati dapat terbang dan suatu saat mendatangi rawa itu," ucapnya.
"Ketika ia mendekat (Nyimas Melati), muncul bokor emas kencana,”ujarnya.
Dengan beredarnya kabar munculnya Bokor di Rawa itu, sehingga daerah tersebut diberi nama Rawa Bokor.
Kabar sudah menyebar kemana-mana, jadi dikenalnya daerah ini Rawa Bokor,” katanya.
Ia menceritakan, Bokor tersebut masih suka menampakkan wujudnya dengan memancarkan cahaya pada malam hari.
Cahaya itu bersinar dengan terang dan bersumber dari tengah-tengah Rawa.
"Dulu sempat seseorang pemuda yang sedang berkendara melihat bokor itu di tengah rawa,"
"Tidak jauh dari Kantor Kelurahan Benda. Karena terkejut dan penasaran, ia sampai terjatuh dari motornya,” tuturnya.
Kini, sebagian besar Rawa yang dahulunya terlihat wujud Bokor yang dimaksud telah berubah menjadi Perumahan.
Bukan hanya perumahan warga saja, tempat ini bahkan di tempat ini sudah berdiri Kantor Kelurahan Benda.
Sementara Rawa hanya tersisa sekitar 60 meter persegi, persisnya disebelah Kantor Kelurahan Benda. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





