Jakarta

Kilas Balik Google, Perusahaan Teknologi Terbesar di Dunia yang Dimulai Sejak 25 Tahun Silam

Ani Nur Iqrimah | 25 Januari 2024, 07:05 WIB
Kilas Balik Google, Perusahaan Teknologi Terbesar di Dunia  yang Dimulai Sejak 25 Tahun Silam

AKURAT.CO Google kini sudah berkarya selama 25 tahun di bidang teknologi. Kilas balik dari perusahaan teknologi terbesar dunia ini pun menarik untuk diulas.

Google sendiri didirikan oleh dua mahasiswa, Larry Page dan Sergey Brin, saat keduanya masih kuliah di Universitas Stanford, Amerika Serikat.

Pada awalnya, Google terbentuk ketika Page dan Brin berdiskusi di asrama mereka dan inisiatif tersebut dimulai ketika mereka menerima tugas kuliah pada tanggal 27 September 1998.

Baca Juga: Serial Animasi Terbaru Iwaju Segera Hadir, Kolaborasi Walt Disney dengan Pan-Afrika Kugali

Awalnya, mesin pencari yang mereka buat dinamai "Back rub."

Pada tahun 1998, Google menerima dukungan keuangan dari Andy Bechtolsheim, salah satu pendiri Sun Microsystems.

Tahun berikutnya, pada tahun 1999, perusahaan Sequoia Capital memberikan pendanaan pengembangan kepada Google.

Baca Juga: Lakukan 11 Hal ini Agar Menikmati Secangkir Kopi di Pagi Hari Lebih Menyenangkan, Nomor 9 Cocok Buat yang Lagi Galau

Penerimaan pendanaan dari perusahaan investasi tersebut membuat Google secara resmi menyebut pengguna-penggunanya sebagai 'Googler'.

Pada bulan Juni 2000, situs browser internet yang populer, Yahoo, mulai menggunakan Google sebagai mesin pencari yang standar dan otomatis saat membuka browser dengan logo "y" nya.

Mulai bulan Oktober 2000, Google memasuki dunia bisnis dengan meluncurkan AdWords, yang merupakan sarana untuk periklanan dan penggunaan jasa iklan di mesin pencari tersebut.

Baca Juga: Resep Mudah Buat Coffee Latte di Rumah Tanpa Mesin Espresso, Bisa Jadi Teman Memulai Hari

Google melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tahun 2001, yang menghasilkan penunjukan Eric Schmidt sebagai CEO dan Ketua Dewan Redaksi.

Gmail, layanan surat elektronik Google, resmi diluncurkan pada bulan April 2004, dengan kapasitas penyimpanan hingga 1 gigabyte.

Pada Agustus 2004, Google melakukan penawaran saham publik yang dapat dibeli oleh masyarakat umum.

Baca Juga: Jangan Disepelekan, Gigitan Nyamuk Juga Bisa Berbahaya Salah Satunya Penyakit Menular

Google Maps (Gmaps), layanan peta untuk navigasi perjalanan, diperkenalkan pada bulan Februari 2005 dan awalnya hanya tersedia untuk pengguna komputer.

Pada bulan Agustus 2005, Google mengakuisisi sistem operasi Android, yang kemudian digunakan pada berbagai perangkat gawai dan diperkaya dengan berbagai aplikasi hasil dari mesin pencari Google.

Seiring dengan akuisisi Android, Google juga meluncurkan produk pesan instan bernama Google Talk (Gtalk) pada tahun yang sama.

Baca Juga: 9 Cara Usir Nyamuk dari Rumah dengan Bahan Alami, Dijamin Ampuh

Pada tahun 2005, Google mengakuisisi situs web berbagi video, YouTube, dengan nilai pembelian mayoritas sebesar 1,65 juta dolar AS.

Dua tahun setelah akuisisi YouTube, pada bulan April 2007, Google juga mengakuisisi perusahaan penyedia perangkat lunak iklan, DoubleClick, senilai 3,1 miliar dolar AS.

Pada tahun 2015, Google mendirikan perusahaan induk bernama Alphabet, yang menaungi Google, YouTube, perusahaan ventura dan unit-unit lainnya.

Baca Juga: Sebelum Nonton, Cek 3 Fakta Menarik Serial Terbaru Marvel, Echo

Sundar Pichai diangkat sebagai CEO Google. Pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, mengundurkan diri dari perusahaan tersebut pada Desember 2019.

Pada bulan Februari 2023, Susan Wojcicki, karyawan pertama Google dan CEO YouTube, mengumumkan pengunduran dirinya.

Nean Wohan kemudian menggantikan posisinya sebagai CEO YouTube yang baru.

Baca Juga: 12 Manfaat Daun Genjer bagi Kesehatan yang Banyak Orang Belum Tahu, dari Mengatasi Diare hingga Mencegah Serangan Jantung

Terbaru, pada bulan Maret 2023, Google meluncurkan fitur terbaru bernama "Bard" yang ditujukan bagi pengguna mesin pencari, yang saat ini merupakan mesin pencari dengan pengguna terbanyak di dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.