Sejarah Jakarta: Lebak Bulus, Berkaitan dengan Dua Sungai dan Kura-Kura Bertempurung Lunak

AKURAT JAKARTA - Membahas dan mengulik sejarah Jakarta memang tidak akan permah ada habisnya.
Sebab, di ibukota banyak sekali tempat, budaya, bahkan kuliner yang penuh cerita.
Nah, di sejarah Jakarta kali ini, Akurat akan membahas sebuah kawasan di Jakarta, yakni Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
Konon, sejarah Lebak Bulus ini berkaitan dengan keberadaan dua sungai dan kura-kura bertempurung lunak.
Penasaran bagaimana sejarah dan asal usul Kelurahan Lebak Bulus? Yuk simak selengkapnya di bawah ini, ya!
Lebak bulus merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan yang cukup populer.
Selain karena keberadaan depo Mass Rapid Transit (MRT) dan Terminal Lebak Bulus, banyak perkantoran yang beroperasi di daerah tersebut.
Jika melihat sejarah, Lebak Bulu sendiri erat kaitannya dengan kontur tanah dan hewan endemik yang hidup pada zaman dahulu di kawasan tersebut.
Konon, Lebak Bulus berasal dari dua kata, yaitu lebak dan bulus. Lebak berarti lembah.
Sedangkan bulus merupakan kura-kura bertempurung lunak yang hidup di darat dan air tawar.
Dikisahkan, kemungkinan besar pada zaman dahulu banyak bulus atau kura-kura yang hidup di sepanjang Kali Grogol dan Kali Pesanggarahan yang mengalir di kawasan tersebut.
Karena banyaknya kura-kura yang hidup di lembah atau lebak, masyarakat kemudian menyebut daerah tersebut menjadi Lebak Bulus.
Sementara menurut Surat Kepemilikan Tanah (Erf Brief) menyebut, kawasan Lebak Bulus adalah milik Made dan Candra.
Made merupakan seorang Jawa berpangkat Letnan. Made menjadikan kawasan tersebut sawah dan kebun, karena memiliki tanah yang subur.
Namun seiring berjalannya waktu, Lebas Bulus kini sudah berubah menjadi perkotaan yang berkembang.
Tanah yang subur sudah berubah menjadi gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan pemukiman warga. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

