Jakarta

5 Tips Tingkatkan Hormon Oksitosin untuk Kebahagiaan, Cocok Untuk Pasangan Muda yang Sedang Jatuh Cinta

Fadhil Dhuha Rizqullah | 23 November 2023, 22:48 WIB
5 Tips Tingkatkan Hormon Oksitosin untuk Kebahagiaan, Cocok Untuk Pasangan Muda yang Sedang Jatuh Cinta

AKURAT JAKARTA - Setiap orang menginginkan cinta dalam hidup mereka, karena cinta membawa kebahagiaan.

Jatuh cinta tidak hanya memberi perasaan bahagia, tetapi juga merangsang produksi hormon oksitosin, yang dikenal sebagai hormon cinta.

Namun bagaimana caranya meningkatkan perasaan cinta itu sendiri di dalam tubuh? Ternyata ada cara alaminya.

Berikut ini cara alami meningkatkan hormon oksitosin dalam secara Alami:

Baca Juga: 7 Khasiat Buah Tunjuk Langit untuk Kesehatan, Salah Satunya Obat Disfungsi Ereksi

1. Pelukan Lebih Lama

Penelitian menunjukkan bahwa memperpanjang pelukan dengan pasangan dapat merangsang produksi hormon oksitosin, meningkatkan perasaan kebahagiaan.

2. Pijatan

Pijatan tidak hanya merilekskan otot, tetapi juga dapat meningkatkan produksi hormon oksitosin, terutama jika dilakukan oleh pasangan.

3. Meningkatkan Keintiman

Penelitian mendukung bahwa meningkatkan keintiman dengan pasangan dapat meningkatkan kadar oksitosin dalam darah, memperkuat ikatan cinta dan meningkatkan kebahagiaan.

Baca Juga: Resep Wedang Ronde, Minuman Manis yang Menghangatkan Ala Chef Devina, Layak Dicoba Bikin Sendiri di Rumah

4. Berpetualang Bersama Pasangan

Aktivitas berpetualang, seperti naik roller coaster atau diving, dapat memacu produksi oksitosin dan meningkatkan rasa bahagia, terutama jika dilakukan bersama pasangan.

5. Memiliki Hewan Peliharaan

Memelihara hewan peliharaan, seperti anjing atau kucing, dapat meningkatkan interaksi sosial dan merangsang produksi hormon oksitosin, memberikan kebahagiaan bahkan bagi mereka yang belum memiliki pasangan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.