Jakarta

Sarapan Gratis dari Unej Jadi Bantuan Nyata bagi Mahasiswa yang Berhemat

Anggerhana Denni Rahmawati | 13 September 2026, 21:30 WIB
Sarapan Gratis dari Unej Jadi Bantuan Nyata bagi Mahasiswa yang Berhemat
Di balik 500 nasi bungkus gratis Unej, ada mahasiswa yang terbantu mengatur biaya makan. - unej.ac.id

AKURAT JAKARTA - Bagi sebagian mahasiswa, makan pagi bukan sekadar rutinitas sebelum masuk kelas.

Ketika harus mengatur uang untuk kebutuhan kuliah, tempat tinggal, transportasi, dan makan sehari-hari, sarapan gratis bisa menjadi bantuan kecil yang cukup berarti.

Kondisi tersebut terlihat dalam program "Unej Berbagi" yang digelar Universitas Jember (Unej), Jumat (11/9/2026).

Sebanyak 500 nasi bungkus dibagikan secara gratis kepada mahasiswa di halaman Masjid Al Hikmah Unej mulai pukul 07.00 WIB.

Program tersebut diresmikan Wakil Rektor II bidang Keuangan dan Umum Unej, Prof. Sri Hernawati.

Ia menjelaskan, sarapan diberikan agar mahasiswa memiliki energi yang cukup untuk mengikuti perkuliahan maupun berbagai aktivitas kampus.

“Sarapan penting, sebagai sumber energi agar agar tubuh tidak lemas dan siap beraktivitas. Dengan sarapan, mahasiswa dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi sehingga mendukung produktivitas belajar,” jelas Prof. Sri Hernawati.

Namun, bagi mahasiswa, manfaat program ini tidak berhenti pada persoalan energi untuk belajar.

Nasi bungkus gratis juga dapat membantu mereka mengurangi pengeluaran harian.

Hal itu dirasakan Nafi Ida Nuraini, mahasiswa Fakultas Keperawatan yang merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

Baca Juga: Desain Agresif Honda Supra X Cross 125 Disebut Mulai Geser Motor Laki, Ini Bukti Konsep Silang Bebek-Trail yang Bikin Tampilan Makin Sangar

Selama ini, ia terbiasa memasak sendiri untuk menghemat biaya makan.

Dengan adanya sarapan gratis dari kampus, sebagian kebutuhan makan paginya bisa terbantu.

Uang yang biasanya digunakan untuk membeli sarapan pun dapat ditekan sehingga bisa dialihkan untuk kebutuhan lainnya.

Pengalaman serupa juga dirasakan Ayesha, mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA Unej.

Ia awalnya hanya melewati lokasi pembagian nasi bungkus bersama sahabatnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.