Jakarta

Twitter Tiba-tiba Bangkit Lagi, Muncul Saat X Masih Terlibat Sengketa

Anggerhana Denni Rahmawati | 29 Agustus 2026, 21:15 WIB
Twitter Tiba-tiba Bangkit Lagi, Muncul Saat X Masih Terlibat Sengketa
Twitter resmi muncul lagi, mantan penasihat hukumnya jadi sosok di balik proyek.

AKURAT JAKARTA - Nama Twitter kembali muncul di dunia media sosial setelah sempat ditinggalkan dan berubah menjadi X.

Namun, kemunculan kali ini bukan sekadar penggunaan kembali nama lama.

Platform tersebut hadir ketika sengketa merek dagang dengan X masih berlangsung dan menjadi bagian dari kasus hukum yang belum sepenuhnya selesai.

Twitter baru tersebut diperkenalkan melalui sebuah proyek yang digagas perusahaan rintisan bernama Operation Bluebird.

Sosok yang berada di balik proyek ini adalah Stephen Coates, mantan penasihat hukum Twitter sebelum perusahaan tersebut diakuisisi Elon Musk dan mengalami perubahan besar.

Dilansir dari Engadget, Sabtu (29/8/2026), Coates memperkenalkan kembali media sosial tersebut melalui akun LinkedIn.

Platform itu kini dapat diakses melalui situs Twitter.now.

Kemunculan kembali Twitter sebenarnya telah direncanakan cukup lama.

Operation Bluebird akhirnya memutuskan membawa proyek tersebut ke publik setelah proses pengembangannya berlangsung selama berbulan-bulan.

"Kami telah menunggu berbulan-bulan untuk meluncurkan produk ini, dan kami tidak akan menunggu lagi," kata Stephen Coates kepada Ars Technica.

Baca Juga: Usia Baru 20 Tahun Sudah Lulus UGM, Ayyub Ungkap Cara Membagi Waktu Kuliah dan Kerja

Menariknya, kemunculan Twitter baru berlangsung pada waktu yang cukup sensitif.

Seorang hakim masih mempertimbangkan permohonan perintah sementara yang diajukan Elon Musk dan X terhadap pengembang aplikasi tersebut sebagai bagian dari sengketa merek dagang yang sedang berjalan.

Dengan kondisi tersebut, kehadiran Twitter.now bukan hanya menjadi cerita tentang kembalinya sebuah nama yang pernah mendominasi media sosial.

Platform ini juga hadir di tengah pertanyaan hukum mengenai penggunaan identitas Twitter setelah perusahaan tersebut berganti nama menjadi X.

Operation Bluebird berulang kali menyatakan bahwa proyek tersebut memiliki dasar hukum untuk menggunakan kembali nama Twitter.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.