Demo BEM UI Memanas! Fathimah Azzahra Adu Mulut dengan Polisi Terkait Penggunaan Mokom

AKURAT JAKARTA – Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI semakin memanas antara mahasiswa dengan aparat kepolisian di kawasan menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).
Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta sekitar pukul 14.50 WIB, terjadi adu mulut antar mahasiswa dengan polisi yang menghalau massa yang menutup jalur Transjakarta di kawasan depan Gedung UOB, Thamrin, Jakarta Pusat.
Terlihat sejumlah bus Transjakarta yang sebelumnya terjebak dan tak bisa melintas imbas tertutup massa aksi.
Mengetahui massa aksi menutup jalur Transjakarta, polisi menggunakan mobil komando (mokom) untuk menghalau massa.
Merespon tindakan aparat tersebut, Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, meminta aparat kepolisian tidak menggunakan mokom untuk menghalau massa dalam aksi demo tersebut.
Ia menilai penggunaan kendaraan tersebut justru berpotensi memprovokasi peserta aksi.
"Saya ingin memberikan saran kepada para Bapak dan Ibu polisi, dan kepada Pak Reynold (Kapolres Jakpus) yang mengaku bahwa Anda bertanggung jawab atas semua polisi ini, dan Bapak Reynold mengaku bahwa dia bertanggung jawab atas ketertiban umum," kata Fathimah dalam orasinya.
Baca Juga: Ada Demo BEM UI di Thamrin - Bundaran HI, Dishub Imbau Warga Hindari Sejumlah Ruas Jalan Inilll
Fathimah mengatakan, polisi sebenarnya tidak perlu menggunakan mobil komando untuk mengatur personel maupun massa aksi.
Menurutnya, aparat sudah memiliki perangkat komunikasi berupa handy talky (HT) yang dapat digunakan untuk berkoordinasi.
"Anda tidak perlu gunakan mokom itu! Kenapa? Karena Anda tidak perlu mokom itu untuk mengatur polisi-polisi ini. Anda sudah menggunakan HT, Anda sudah bisa berkumpul di sini semuanya dalam barisan rapi tanpa mokom," ujarnya.
Menurut Fathimah, keberadaan mobil komando polisi justru dapat memicu respons dari massa. Karena itu, ia meminta aparat menghindari penggunaan mobil komando selama aksi berlangsung.
"Sehingga Anda tidak perlu mokom. Karena mokom yang Anda lakukan itu hanya memprovokasi massa! Saya tidak ingin massa saya diprovokasi oleh mokom jelek Anda itu!" tegasnya.
Fatimah juga meminta massa tidak terpancing dan menginginkan aksi berlangsung tanpa kericuhan.
Ia bahkan meminta peserta aksi yang sebelumnya berada di tengah situasi kacau untuk kembali berkumpul.
"Saya tidak ingin mereka kenapa-kenapa, saya ingin mereka ke sini. Dan Anda dengan mokom Anda itu, Anda menghalangi saya untuk mengatur mereka," katanya.
Ia menegaskan keselamatan mahasiswa menjadi salah satu alasan dirinya meminta massa kembali ke titik aksi.
"Bukan karena saya takut, bukan karena saya nurut pada Anda, tapi karena bagi saya teman-teman saya lebih berharga," ujar Fatimah.
Baca Juga: BEM UI Sampaikan 8 Tuntutan Demo di Bundaran HI Hari Ini: Hentikan KKN hingga Evaluasi PSN
Hingga artikel ini ditayangkan, para mahasiswa peserta aksi demo BEM UI masih tertahan oleh blokade polisi di kawasan Thamrin dan tak bisa menuju Bundaran HI. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





