Rembesan Air Laut di Penjaringan Jakarta Utara Bukan Fenomena Baru, Warga: Sudah Lebih dari Dua Tahun

AKURAT JAKARTA – Rembesan air laut yang muncul dari celah retakan jalan di kawasan Tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, ternyata bukan fenomena baru.
Warga sekitar mengaku kondisi tersebut telah terjadi lebih dari dua tahun dan hingga kini masih muncul mengikuti pasang surut air laut.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi mengatakan rembesan air laut mulai terlihat sekitar dua tahun lalu, bahkan kemungkinan sudah lebih lama.
Baca Juga: Peringati Pekan Menyusui Sedunia 2026, Bupati Tangerang Wisuda 132 Bayi Lulus ASI Eksklusif
Menurutnya, pada awal kemunculannya air hanya merembes dan mengalir ke saluran drainase tanpa menimbulkan genangan.
"Udah dua tahun... ya lebih. Tadinya rembesan gitu-gitu aja sih, terus larinya ke got. Nggak sampai banjir gitu," ujarnya saat ditemui Akurat Jakarta di lokasi, Kamis (6/8/2026).
Ia menduga rembesan terjadi karena adanya perubahan kondisi di kawasan pesisir. Menurutnya, air laut mencari jalan keluar ke daratan ketika ruang di bagian tengah telah diuruk.
"Karena di tengahnya kan diurukin terus. Ibarat kita air di gelas ditaruhin batu, muncrat airnya. Ke mana larinya kalau nggak lari ke darat?" katanya.
Baca Juga: Rembesan Air Laut Sebabkan Jalan Muara Baru Jadi Licin, Pengendara Diimbau Waspada Tergelincir
Ia menambahkan, pembangunan tanggul yang telah dilakukan dinilai cukup membantu mencegah air laut meluap ke permukiman warga.
"Untungnya itu udah bikin tanggul, jadinya nggak meluap airnya. Cuma rembes-rembes kayak itulah," tuturnya.
Menurutnya, intensitas rembesan bergantung pada kondisi pasang surut air laut, bukan terjadi sepanjang waktu.
"Ini bukan setiap jam. Ikutin pasang surut. Kalau di luar lagi pasang ya begitu," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengakui adanya rembesan air laut di kawasan tanggul Muara Baru, Jakarta Utara.
Ia telah meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk melakukan pengecekan dan pemantauan kondisi tanggul guna memastikan tidak terjadi kerusakan yang lebih serius.
Ia juga menyebut rembesan yang terjadi masih dalam kategori kecil dan bukan kondisi yang mengkhawatirkan.
"Kebetulan saya mengikuti apa yang ada di Muara Baru. Memang ada rembesan-rembesannya, mohon maaf bukan yang besar tapi kecil, tapi memang merembas," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/8/2026). (*)
Gambar: Kondisi terkini lokasi rembesan air laut di kawasan tanggul Muara Baru, Jakarta Utara (Laode/Akurat Jakarta)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




