Jakarta

Pertamina Siapkan Pelaut Masa Depan, Langkah Penting untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Anggerhana Denni Rahmawati | 25 Juli 2026, 17:45 WIB
Pertamina Siapkan Pelaut Masa Depan, Langkah Penting untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional
Pertamina cetak generasi baru pelaut profesional.

AKURAT JAKARTA - Distribusi energi di Indonesia tidak hanya bergantung pada kilang, terminal, atau armada kapal.

Di balik kelancaran pasokan BBM dan LPG hingga ke berbagai daerah, terdapat peran penting para pelaut yang memastikan rantai distribusi energi tetap berjalan setiap hari.

Menyadari pentingnya peran tersebut, PT Pertamina Patra Niaga meluncurkan Program Beasiswa Calon Pelaut 2026 sebagai langkah menyiapkan generasi baru pelaut profesional yang akan menjadi bagian dari sistem distribusi energi nasional di masa depan.

Program yang dijalankan bersama Pertamina Foundation itu menetapkan 13 peserta terbaik sebagai penerima beasiswa setelah melalui proses seleksi yang diikuti ratusan calon peserta dari berbagai daerah.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia maritim yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu menjalankan tugas dengan integritas dan tanggung jawab tinggi.

Karena itu, regenerasi pelaut menjadi salah satu kebutuhan strategis bagi keberlangsungan distribusi energi.

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini didukung sekitar 2.500 pelaut yang bertugas mengantarkan BBM, LPG, minyak mentah, dan berbagai produk energi ke berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, keberadaan pelaut menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa regenerasi tenaga pelaut perlu dipersiapkan sejak dini agar operasional distribusi energi tetap berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan.

Tingginya minat generasi muda mengikuti program ini terlihat dari 403 pendaftar yang mengikuti proses seleksi.

Setelah melalui tahapan administrasi, tes tertulis, dan wawancara, sebanyak 13 peserta akhirnya terpilih untuk memperoleh beasiswa pendidikan di tujuh perguruan tinggi pelayaran yang bekerja sama dalam program tersebut.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para penerima beasiswa dipersiapkan untuk bergabung sebagai pelaut di lingkungan Pertamina Patra Niaga.

Pertamina berharap para penerima beasiswa tidak hanya menguasai kompetensi teknis pelayaran, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dalam menjaga kelancaran distribusi energi bagi masyarakat Indonesia.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, juga memandang program tersebut sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang mampu berkontribusi bagi sektor maritim dan energi nasional.

Menurutnya, para peserta diharapkan tumbuh menjadi pelaut profesional yang memiliki daya saing tinggi sekaligus mampu mendukung pembangunan nasional.

Baca Juga: Festival Cisadane 2026 Tak Hanya Soal Balap Perahu Naga, Ada Dampak Besar bagi Atlet hingga UMKM

=====

Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Foundation tidak hanya membuka akses pendidikan bagi calon pelaut, tetapi juga membangun fondasi regenerasi sumber daya manusia maritim.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi Indonesia melalui ketersediaan tenaga profesional yang siap menjaga distribusi energi ke seluruh penjuru negeri. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.