Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Rumpin Bogor Tadi Malam, 8 Rumah Warga Rusak Parah

AKURAT JAKARTA – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (21/4/2026) malam.
Akibat terjangan angin kencang, delapan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan serius.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengonfirmasi bahwa dampak cuaca buruk tersebut terpusat di Kampung Ciputih.
"Dikarenakan hujan deras disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan delapan unit rumah terdampak mengalami kerusakan," ujar Adam saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).
Kerusakan Dominan di Bagian Atap
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Bogor, dari delapan rumah yang rusak, terdapat sedikitnya 33 warga yang terdampak.
Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Adam menjelaskan bahwa mayoritas kerusakan terjadi pada bagian struktur atas bangunan yang tersapu angin kencang.
"Rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Saat ini dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait," jelasnya lebih lanjut.
Proses Asesmen dan Evakuasi
Tim BPBD telah dikerahkan ke lokasi kejadian di Rumpin untuk melakukan asesmen kebencanaan dan mendata kebutuhan mendesak warga.
Namun, hingga berita ini diturunkan, rumah-rumah yang rusak tersebut belum sempat diperbaiki oleh pemiliknya.
Selain kerusakan bangunan, dilaporkan juga terdapat pohon tumbang yang menimpa hunian warga dan masih menunggu proses evakuasi lebih lanjut.
"Situasi akhir saat ini rumah yang terdampak kerusakan belum diperbaiki dan pohon yang menimpa rumah belum dievakuasi," pungkas Adam.
Pihak BPBD mengimbau warga Kabupaten Bogor untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






