Perayaan Satu Abad, Siswa SMP Kolese Kanisius Tanam 1.000 Mangrove di Marunda

AKURAT JAKARTA — Dalam rangka perayaan 100 tahun Kolese Kanisius berkarya, Komunitas Kanisian peduli lingkungan, terdiri siswa SMP Kolese Kanisius kelas 8 dan kelas 7 melakukan kegiatan lingkungan dengan tema Satu Aksi, Seribu Manfaat untuk melindungi bumi.
Kegiatan berjudul; "1000 Mangrove Kanisian untuk pesisir tangguh" diselenggarakan pada Sabtu 14 Maret 2026 di Rumah Mangrove, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Kegiatan ini menjadi salah satu aksi nyata kepedulian siswa Kolese Kanisius terhadap pelestarian lingkungan pesisir.
Dengan kegiatan ini, diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir serta menghadapi tantangan perubahan iklim.
Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Dimana, hutan mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, gelombang besar, dan badai, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis organisme laut.
Selain itu, mangrove juga berperan dalam menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar sehingga dapat membantu mengurangi dampak pemanasan global.
Bahkan, hutan mangrove diketahui mampu menyimpan karbon hingga tiga sampai lima kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis daratan. Oleh karena itu, kegiatan penanaman mangrove merupakan salah satu cara untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang bahu membahu menanam mangrove, terdiri dari siswa Kanisian, orang tua, serta masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya terlibat dalam aktivitas penanaman mangrove, tetapi juga diajak untuk memahami pentingnya peran ekosistem pesisir bagi keberlanjutan kehidupan manusia dan lingkungan.
Selain sebagai aksi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 13.00 WIB dimulai dengan proses registrasi peserta serta pembagian bibit mangrove di lokasi kegiatan. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan semangat kebangsaan.
Dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia, Samuel Boas Graciano Louisheart (Samuel), serta sambutan dari pihak sekolah yang diwakili oleh Direktur Kolese Kanisius, Bapak Thomas Gunawan Wibowo, M.Ed.
Dalam sambutannya Samuel menghargai dan berterima kasih atas kontribusi semua pihak yang mendukung. Turut hadir perwakilan dari pihak TNI yaitu Bapak Mayor Arm Nawang selaku Danramil yang juga memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut
Aksi penanaman mangrove bersama berlangsung sekitar satu jam. Penanaman dimulai secara simbolis oleh Bapak Mayor Arm Nawang Dan Direktur Kolese Kanisius, Bapak Thomas Gunawan Wibowo, M.Ed. Setelah penanaman simbolis, seluruh peserta turut berpartisipasi menanam bibit mangrove di area pesisir Rumah Mangrove Marunda sebagai bentuk aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Kegiatan kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih dari pembawa acara, doa penutup, serta menyanyikan Mars Kanisius sebagai simbol kebersamaan seluruh peserta yang hadir.
Menurut salah satu panitia yang dihubungi Akurat.co, Frederic Arya Sebastian Susilo: dengan kegiatan "1000 Mangrove Kanisian untuk Pesisir Tangguh", para peserta tidak hanya melakukan kegiatan penanaman pohon, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan bumi.
Lebih lanjut dengan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk terus menjaga alam serta mendorong lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan di masa depan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





